SuaraSoreang.id - Kasus dugaan KDRT yang dialami penyanyi dangdut cantik Lesti Kejora akan memasuki babak baru.
Pihak kepolisian akan segera menjadwalkan pemanggilan terhadap terduga tersangka Rizky Billar untuk dilakukan penyidikan.
Pemanggilan tersebut dilakukan setelah Polisi berhasil mengumpulan barang bukti berupa visum, foto, dan pemeriksaan terhadap saksi.
"Nanti pasti kita jadwalkan untuk memanggil yang diduga tersangka," ujar AKP Nurma Dewi, dikutip dari kanal YouTube Seleb Oncam News, Senin (2/10/2022).
AKP Nurma Dewi menegaskan, pihaknya telah menjadwalkan pemanggilan terhadap Rizky Billar yang akan berlangsung pekan depan.
Meski Begitu, ia tak bisa menetapkan secara pasti kapan pemanggilan tersebut.
"Jadi kita sudah jadwalkan untuk minggu depan, tapi untuk tanggal nanti kita tentukan. Penyidik yang menentukan," tuturnya.
Lebih Lanjut, AKP Nurma Dewi mengatakan, setelah Lesti Kejora melakukan pelaporan, Rizky Billar sama sekali belum mendatangi penyidik.
Namun, pihaknya mengaku akan terus berusaha mengumpulkan barang bukti kuat agar supaya kasus ini menemui titik terang.
"Kita tetap mengumpulkan barang bukti yang memperjelas biar kasus ini nambah terang," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Lesti Kejora melaporkan suaminya, Rizky Billar atas dugaan KDRT ke Polres Metro Jakarta Selatan, pada Rabu (28/09/2022).
KDRT yang dialami Lesti Kejora terjadi setelah Rizky Billar ketahuan selingkuh dengan wanita lain.
Atas kasus tersebut, Lesti Kejora melaporkan Rizky Billar dengan mengacu pada Pasal 44 Undang Undang No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.
Sumber: Kanal YouTube Seleb Oncam News
Tag
Berita Terkait
-
Jadi Edukasi Masyarakat, Langkah Lesti Kejora Berani Laporkan KDRT Rizky Billar
-
KPI Cekal Rizky Billar Tak Lagi Boleh Tayang di TV dan Radio, Komisioner: Berik Efek Jera pada Pelaku KDRT!
-
Simpenan Pejabat Ungkap Rizky Billar di Akun Gigolo, Sebut Ada yang Gambar Bergerak Warga Apart Kalibata
-
Emosian dan Pemalas, Watak Asli Rizky Billar Dibocorkan Sahabatnya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon