SuaraSoreang.id-Sepekan ini berita tentang kasus dugaan KDRT Rizki Billar tehadap Lesti Kejora masih menjadi perbincangan hangat.
Publik masih menantikan kabar perjalanan kasus KDRT Lesti Kejora ini yang tengah ditangani oleh pihak kepolisian.
Adanya kasus KDRT Lesti Kejora ini, banyak pihak yang menaruh simpatik kepada korban yakni Lesti Kejora yang telah menjalani perawatan di Rumah Sakit atas penganiayaan KDRT tersebut.
Simpati juga datang dari Anggota DPR RI Dedi Mulyadi yang memberi pesan kepada Lesti Kejora terhadap kasus KDRT yang menimpanya.
Dedi Mulyadi yang tengah mengalami permasalahan rumah tangga atas gugatan cerai istrinya Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika tak luput memperhatikan kasus KDRT Lesti Kejora.
Pesan itu kang Dedi Mulyadi sampaikan lewat akun yotube miliknya di kanal Kang Dedi Mulyadi Channel yang dikutip pada 4 Oktober 2022.
Dalam video itu kang dedi mengaku kenal Lesti Kejora karena Kang Dedi pernah beberapa panggung mengundang Lesti Kejora untuk bernyanyi mengisi acara kang Dedi.
Kang Dedi berpesan kepada Lesti Kejora untuk menghadapi masalah yang terjadi dan ambil hikmahnya.
"saya sampaikan kepada dede Lesti hadapilah peristiwa yang dihadapi, ambil hikmahnya," uacap kang Dedi.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Galau, Membuat Lagu 'Rindu Purnama' Gambaran Curahan Hatinya
Kang Dedi Mulyadi juga megaskan bahwa kita akan sering kecewa kalau bukan mencintai secara total berserah sama yang maha kuasa.
"bahwa kita boleh mencintai sesuatu,tetapi dengan mencintai sesuatu berserah secara total kalau bukan sama yang maha kuasa, bukan sama Allah sering kali kita ini kecewa," lanjutnya.
"karena sesuatu yang kita berikan secara total itu, belum tentu kita dapatkan sesuai dengan yang kita harapkan,"ungkap kang Dedi.
Kang dedi juga menyampaiakan kekaguman perjalanan dan perjuangan Lesti Kejora yang merangkak dari karir yang sederhana menjadi besar dan menjadi kebanggan orang sunda.
Perjalan panjang itu yang membuat Lesti Kejora besar, kang Dedi tegaskan bahwa kebesaran nama Lesti Kejora jangan sampai sirna dengan rasa kesedihan.
"kebesaran itu tidak boleh sirna dengan kesedihan yang bersifat personal," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Roy Kiyoshi Sebut Billar Hanya Numpang Tenar dari Istrinya: Dia Bukan Siapa-siapa Tanpa Lesti
-
Dedi Mulyadi Galau, Membuat Lagu 'Rindu Purnama' Gambaran Curahan Hatinya
-
Rumah Mewah yang Ditempati Lesti Kejora dan Rizky Billar Ternyata Cuma Ngontrak
-
Nyesek, Dedi Mulyadi Curhat dan Buat Lagu Ditengah Gugatan Cerai sang Istri
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja