SuaraSoreang.id-Di Dunia yang kita tinggali ini, masih banyak sekali misteri yang belum terungkap kebenarannya secara utuh dan menyeluruh.
Salah satu hal misterius terbesar yang ada di Dunia yakni dunia laut yang selama ini kita kenal masih menyimpan misteri yang belum terjelajahi.
Bukan hanya dunia laut saja yang masih menjadi tanda tanya besar. Ada juga hal lain yang masih menjadi misteri yang membuat orang-orang sangat penasaran dan mencari bukti nyata atas misteri tersebut.
Banyak orang yang percaya dengan adanya dunia paralel dan penjelajah waktu, namun banyak juga orang yang menyangsikannya misteri tersebut.
Seperti yang dilansir dari kanal Youtube Calon Sarjana pada 17 Oktober 2022, berikut beberapa penjelasaan bukti-bukti bahwa ternyata ada Paralel Universe di Dunia dan juga para penjelajah waktu.
Jenansfer Berhodrick
Pada bulan Juli di tahun 1954 lalu ada pria yang bernama Jenansfer Berhodrick yang tidak diperbolehkan masuk imigrasi karena paspornya berasal dari Tauret.
Untuk orang awam yang tidak tahu mungkin akan mengira bahwa Tauret adalah nama suatu tempat di Timur Tengah ataupun dari Benua lain.
Beruntungnya, petugas bandara yang memeriksa paspor Jenansfer Berhodrick ini sangat teliti dan mengetahui bahwa Tauret itu bahkan tidak ada di peta dunia.
Hal itupun membuat dia diinvestigasi habis-habisan dimintai penjelasan dimana dia berasal, hotel mana yang dia tempati, dan kantor mana tempat dia bekerja berikut dengan stempel-stempel yang dia punya diselidiki dengan sangat teliti.
Baca Juga: SERAM! 4 Mall Paling Angker di Indonesia, Salah Satunya di Bandung
Anehnya, ditemukan stempel bahwa dia bepergian menggunakan bandara Tokyo pada tahun 1949 yang nyatanya bandara itu baru beroperasi pada tahun 1952.
Kemudian Jenansfer Berhodrick ini ditahan semalaman disebuah hotel untuk melanjutkan investigasi dikeesokan hari.
Masih menjadi misteri sampai saat ini, pada pagi harinya saat hendak diinvestigasi Jenansfer Berhodrick ini hilang tanpa jejak entah kemana.
Jerome
Selama bertahun-tahun pria bernama Jerome ini terdampar pada tahun 1863 tanpa mengetahui bahasa manusia.
Akhirnya, dia cuma tinggal di desa itu sendirian dengan merawat kakinya yang sudah diamputasi.
Sebelumnya, sudah banyak sekali orang yang bertanya dan mengajak Jerome berkomunikasi sebelum akhirnya dia ditinggalkan sendirian di desa.
Namun, Jerome ini memang tidak mengerti dan tidak berbahasa yang sama. Dia hanya menjawab dengan kata "Jerome, Jerome."
Sampai pada suatu hari, ada dua perempuan yang berhasil mengajak Jerome berbicara dengan bahasanya, "Jerome"
Warga pun menyimpulkan bahwa Jerome ini adalah pria penjelajah waktu yang sedang dihukum sampai akhir hayatnya.
Pedro Oliva Ramirez
Aksi teleportasi atau menghilang dari satu tempat ke tempat yang lain biasanya hanya dapat kita lihat di film-film.
Namun, pada tanggal 9 November 1986 ada seorang pria yang bernama Pedro Oliva Ramirez yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya sambil bawa mobil.
Karena jalan yang biasa Pedro Oliva Ramirez ini harusnya dia sudah hafal jalur jalan seperti biasa. Kapan dia harus berbelok ke kanan dan kiri.
Namun menurut pandangan yang dia lihat ada 6 jalur jalan raya asing yang tidak pernah dia lihat sama sekali. Bahkan, banyak sekali bangunan-bangunan apartemen yang tinggi, rumah-rumah kecil, pabrik-pabrik besar ataupun rumput hijau yang luas.
Dia merasa asing dan aneh dengan kejadian itupun terus melaju dengan mobilnya sampai dia ketemu dengan jalur yang biasa dia lewati menuju rumahnya.
Dimensi Baru
Anak kecil mungkin sudah biasa dengan cerita yang dia buat sebagai imajinasinya sendiri. Namun berbeda dengan apa yang dialami 4 orang perempuan yang pergi ke acara Rodeo di Texas di bulan Mei, pada tahun 1972 itu.
Ceritanya bermula pada saat 4 orang perempuan ini mengendarai mobil Chevrolet Nova.
Pada saat dipersimpangan jalan, mereka menemukan arah ke kanan dan ke kiri. Merekapun memutuskan untuk mengambil arah ke kiri.
Bukan hanya sebuah gurun biasa yang mereka temukan, melainkan dengan pohon-pohon hijau lebat.
Karena takut tersesat, mereka pun kembali memutar mobilnya ke arah yang tadi.
Pada saat dijalan, mereka berpapasan dengan mobil yang berteknologi tinggi, karena pada saat itu harusnya belum ada. Mendadak mobilnya pun kempes seolah-olah dibuang dari dunia lain.
Banyak yang tidak memercayainya karena tidak ada bukti. Namun, ada peneliti yang percaya dan berusaha membuktikannya bertahun-tahun sampai sekarang.
Percaya atau tidak setelah membaca fakta unik diatas, dunia paralel ada atau tidak, tergantung pikiran Anda.*
Sumber: Kanal Youtube Calon Sarjana
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan