/
Selasa, 18 Oktober 2022 | 20:47 WIB
ilustrasi menjelang malam, mistis (Pixabay)

"Iya pengen ajalah, mumpung cuaca lagi cerah nih."

"Iya sih emang. Yaudah aku masuk dulu ah. Cepetan yak udah mau maghrib ini. Nanti sekalian tutup-tutupin pintu sama jendela."

"Iya iyaa." 

Odev pun kembali masuk ke rumah dengan jemuran yang sudah dia angkat.

Saat mendengar suara Adzan Maghrib, Vicky pun langsung bergegas mematikan earphone dan masuk ke rumah.

Tapi, ada yang dia lupakan. Yaitu, menutup pintu dan jendela. 

Cuaca mendadak dingin, mungkin karena sudah mau malam.

Mamanya Vicky yang berkerudung merah seperti biasa setelah shalat diapun mengaji di ruang tamu. 

Tapi, dia melihat seseorang diluar rumah.

Baca Juga: Komnas PA Sentil Alasan Lesti Kejora Cabut Laporan KDRT: Eksploitasi Anak karena Takut Kehilangan Rizky Billar

Mamanya memanggil-manggil sosok itu. 

"Vicky, Vicky, cepet masuk udah maghrib."

Vicky yang mendengar itupun langsung mendatangi mamanya. Tapi bukan dari luar, tapi dari dapur.

"Mamah ngomong sama siapa sih? Gak ada siapa-siapa diluar." Vicky yang cuek itu heran. Padahal tidak ada apa-apa.

Mamanya malah heran. Karena dia yakin ada orang diluar. Kiranya itu Vicky.

Mamanya mendekat ke jendela, melihat dibalik gorden rumah. Namun nihil. 

Load More