SuaraSoreang.id - Mayoritas masyarakat Indonesia masih menjalankan tradisi upacara adat untuk tujuan-tujuan tertentu.
Masih sering ditemui sebagian masyarakat yang melakukan sebuah ritual atau upacara yang bertujuan untuk meminta suatu perkara yang semuanya diarahkan pada transformasi keadaan dalam manusia atau alam.
Biasanya upacara atau tradisi adat ini dilakukan pada hari-hari tertentu.
Tradisi ritual biasanya berkaitan dengan hal-hal yang berbau mistis. Seperti beberapa upacara atau ritual di Jawa Timur yang identik dengan hal mistis, berikut ulasannya untuk anda yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.
Tradisi yang asalnya dari Madura ini biasanya dilakukan pleh para petani dan nelayan. Dilakukannya upacara ini diperuntukkan untuk mereka yang ingin berkomunikasi dengan makhluk gaib.
Untuk tujuannya sendiri, upacara sandhur memiliki berbagai tujuan seperti; mengusir musibah, menghormati makam keramat, hingga meminta hujan.
Upacara Sandhur memiliki kegiatan utamanya berupa sebuah tarian yang diiringi oleh alunan musik, yang nantinya di tengah pertunjukan biasanya ada dua peserta yang kesurupan sebagai mediator untuk berdialog dengan makhluk gaib.
Baca Juga: Disebut Sudah Kembali Satu Atap, Rumah Rizky Billar dan Lesti Kejora Terpantau Kosong
Upacara Ruwatan dipercaya oleh masyarakat Jawa sebagai bentuk ritual penyucian bagi orang nandang sukerta atau berada dalam dosa.
Dalam kebudayaan Jawa, tradisi ini dibagi menjadi 3 macam, yaitu; ruwatan untuk diri sendiri, ruwatan untuk lingkungan sekitar, dan ruwatan untuk wilayah.
Biasanya, ruwatan perorangan akan dilakukan dengan memotong rambut orang yang berdosa tersebut pada siang hari. Sementara untuk ruwatan dengan skala yang lebih besar, biasanya terdapat sesajen seperti; tuwuhan, kain motir, gawangan kelir, aneka jenang, jajanan pasar, dan lainnya.
Bukan hanya untuk penyucian, ritual ini juga dianggap bisa dilakukan oleh seseorang yang mengalami berbagai kesialan dalam hidupnya.
3. Bantengan
Kesenian ini dipercaya sudah muncul pada zaman Kerajaan Singosari. Adanya relief yang menggambarkan macan melawan banteng dan penari yang menggunakan topeng banteng di Candi Jago Malang seakan menjadi bukti sudah adanya kesenian ini.
Pertunjukan kesenian ini biasanya dilakukan oleh dua orang lakon yang membentuk seekor banteng. Nantinya, akan ada sebuah pertunjukan dimana para pemain kesurupan dan gerakannya menjadi tidak terkontrol.
Tradisi yang dimiliki oleh masyarakat Banyuwangi, khususnya Suku Osing ini merupakan rangkaian tarian yang dibawakan oleh seorang penari yang biasanya sudah tua, untuk selanjutnya penari tersebut akan mengalami kesurupan dengan menarikan gerakan-gerakan magis.
Sebelum berlangsungnya kesurupan, aka nada pawing yang membacakan mantra terlebih daulu. Tujuan dari tradisi ini untuk menolak bala atau agar desa tersebut diberikan keselamatan dan ketentraman.
Dilakukannya tradisi ini setidaknya setahun sekali dan uniknya, sang penari akan menari selama tujuh hari berturut-turut dalam kondisi kerasukan.
5. Kebo-keboan
Masih merupakan tradisi yang dimiliki suku Osing, Banyuwangi. Kebo-keboan yang berarti kerbau dalam Bahasa Jawa ini juga identik dengan binatang kerbau.
Para peserta tradisi akan berdandan seperti kerbau dengan dilumuri cairan hitam dari oli serta dilengkapi dengan tanduk buatan. Menurut cerita yang beredar, nantinya para peserta yang memerankan kerbau akan kesurupan roh leluhur.
Tujuan dari tradisi ini sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah, serta agar diberikan keselamatan dan dijauhkan dari malapetaka.
Itulah lima tradisi yang di dalamnya ada unsur mistis.
Kontributor: Shafa Maura Zahwa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
4 Drakor Romantis Februari 2026, Ada Han Ji Min hingga Lee Sung Kyung
-
Kunci Jawaban Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas X Halaman 182: Keadaan Darurat
-
Majelis Pendidikan Dasar & Menengah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tawangsari Gelar Penguatan Ideologi
-
5 Resep Lauk Sahur Tahan Lama, Masak Sekali Bisa Buat Stok Seminggu!
-
BMKG Peringatan Dini! Hujan Ekstrem Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan
-
Belasan Jejak Diduga Harimau Ditemukan di Perkebunan GGP, Polhut TNWK Lakukan Pengecekan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Davina Karamoy Pacaran dengan Ardhito Pramono? Foto Disensor Bikin Heboh!
-
Rekomendasi Buah-Buahan Cocok Disantap saat Berbuka Puasa
-
Jangan Sampai Ketinggalan! Jadwal, Lokasi, Cara Tukar Uang Baru di Sumut untuk Lebaran 2026