SuaraSoreang.id - Akun Twitter Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dibanjiri hujatan para warganet, lantaran unggahannya yang menampilkan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule yang sedang asyik bermain bola bersama Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Unggahan tersebut pun sontak mendapat reaksi negatif dari warganet, karena dinilai tidak berempati kepada dunia sepak bola Indonesia yang kini sedang dilanda keharuan yang mendalam pasca tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan korban jiwa.
Salah satu komentar pedas juga datang dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.
Susi mempertanyakan rasa empati para petinggi FIFA dan PSSI itu, di tengah duka yang melanda dunia sepak bola Indonesia pasca Tragedi Kanjuruhan.
"Emphaty dimana??????" tulis Susi seraya me-retweet cuitan akun PSSI itu.
Diketahui pula, cuitan akun PSSI itu juga sempat disunting karena ada diksi yang memperjelas ketidakpedulian mereka terhadap korban Tragedi Kanjuruhan.
Cuitan tersebut awalnya bertuliskan "Potret keseruan Presiden FIFA Gianni Infantino beserta jajaran saat bermain sepak bola bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Stadion Madya".
Kata "keseruan" dalam cuitan tersebut kemudian dihapus, setelah banyak warganet yang menganggap bahwa PSSI tidak berempati kepada korban Tragedi Kanjuruhan.
Pertanyaan Susi terhadap cuitan tersebut pun mendapat banyak jawaban dari warganet.
Baca Juga: Dianggap tak Masuk Akal, Mungkinkah Alasan Damai Lesti Kejora Demi Bisnis?
"Kosong buk," jawab salah seorang warganet.
"Rasa emphaty PSSI masih empty," sambung lainnya.
"Nir alias Nol aka kopong," tulis warganet lain.
Salah seorang warganet bahkan ada yang mengaku bahwa dirinya mengenal seseorang yang dekat dengan Ketum PSSI, Iwan Bule.
"Saya kenal salah satu orang deketnya Iwan Bule bu, katanya emang beliau ga urus-urus amat biar polisi aja yang urus. Terkesan seperti merayakan kematian warga Malang Aremania sebagai tumbal politik malah, katanya begitu," ungkap salah seorang warganet.
Baru-baru ini terungkap pula, bahwa sebenarnya hari pertandingan tersebut merupakan hari dimana seharusnya Iwan Bule menghadiri panggilan dari Polda Jawa Timur untuk dimintai keterangan terkait Tragedi Kanjuruhan.
Namun, PSSI meminta kepada Polda Jawa Timur untuk menjadwal ulang pemeriksaan Iwan Bule, lantaran ia harus menghadiri kegiatan yang sudah dijadwalkan sebelumnya, yakni menjamu Presiden FIFA beserta jajaran di kantornya.
Setelah selesai berdiskusi di kantor PSSI, sore harinya, mereka pun menggelar pertandingan setengah lapangan di stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (18/10/2022).(*)
Sumber: Akun Twitter @susipudjiastuti
Tag
Berita Terkait
-
Stadion Kanjuruhan akan Dibangun Ulang Sesuai Standar FIFA, Jokowi: Upaya Menjamin Keselamatan Pemain dan Suporter
-
Tak Hadiri Panggilan Polisi, Iwan Bule Malah Ajak Presiden FIFA Main Bola di Stadion Madya
-
Rekomendasi TGIPF Tak Kunjung Direspon, PSSI Minta Pemerintah untuk Tidak Ikut Campur
-
Presiden FIFA dan Jokowi akan Kaji Kelayakan Stadion di Indonesia Jelang Piala Dunia U20
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
7 Toko Online Terpercaya yang Menjual Sepatu New Balance 530 dengan Harga Terbaik
-
Buntut Ucapan 'Kayak Sirkus', Ini 6 Poin Jawaban Deddy Sitorus
-
Prabowo Naikkan Tukin TNI jadi 90 Persen, Mensesneg: Bukan Perlakuan Istimewa
-
Sindikat Pencurian Spesialis Rumah Lansia Dibongkar, Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku
-
Berapa Kali Sehari Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 4 Rekomendasi Produk
-
Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT
-
Review Serial A Shop for Killers Season 2: Drama Pertarungan Paling Cadas!
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
Muncul 'Narasumber Liar' di Kasus Kematian Sutrimo, Kades Wlahar: Dia Bukan Keluarga
-
Reuni Akbar! Krakatau dan Karimata Siap Manggung di JGTC Besok Malam