/
Selasa, 25 Oktober 2022 | 21:47 WIB
Suara.com/Rakha Arlyanto

SuaraSoreang.id - Sebelas anggota keluarga termasuk kekasih Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, dihadirkan sebagai saksi di persidangan lanjutan terdakwa Bharada E yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini (25/10/2022).

Dalam kesaksiannya, bibi Brigadir J, Sanggah Parulian mengaku menerima ancaman dari sosok misterius pasca melangsungkan pemakaman keponakannya tersebut.

Ancaman tersebut menyuruh Sanggah Parulian dan anggota keluarga lainnya untuk tidak buka suara terkait peristiwa kematian Brigadir J.

"Almarhum (Brigadir J) sudah dimakamkan, kami keluarga pulang ke rumah. Saya di rumah dapat telepon dari orang lain yang tidak bisa saya buka nomornya," terang Parulian dalam persidangan, dikutip dari Suara.com, Selasa (25/10/2022).

Melalui Parulian, sosok misterius tersebut mendesak Rohani Simanjuntak untuk tidak mengungkapkan apapun kepada awak media.

"Tolong Bu Rohani jangan berbicara ke media. Bapak siapa? Tak perlu ibu tahu siapa saya," kata Parulian menerangkan percakapannya dengan sosok misterius tersebut.

Ia juga mengaku tidak bisa memeriksa nomor telepon tersebut.

"Saya cek nomornya tidak bisa. Kemudian saya matikan," imbuhnya.

Beberapa saat kemudian setelah menutup telepon tersebut, Parulian mengaku bahwa ia kembali dihubungi oleh orang yang sama.

Baca Juga: Tak Hanya Bharada E dan Ferdy Sambo, Kamaruddin Sebut Putri Candrawathi Juga Ikut Tembak Brigadir J

Bahkan kali ini, kata Parulian, sosok misterius tersebut berbicara dengan nada yang seakan mengancam.

"'Pastikan ya bu demi keamanan keluarga'. Saya matikan lagi, ditelepon lagi. 'Pastikan Rohani tidak berbicara ke media'. Saya bilang, 'hubungi saja Rohani, saya tidak kenal dengan Rohani'," terangnya.

Hingga saat ini, Parulian mengaku masih belum mengetahui sosok misterius tersebut.

Kemudian, ketika hakim bertanya perihal nomor misterius yang mengubunginya itu, Parulian mengaku lupa.

Bharada E bersalaman dengan seluruh anggota keluarga Brigadir J selepas persidangan. (sumber: Suara.com/Alfian Winanto)

Dalam sidang kali ini, terdakwa Bharada E berjanji akan mengungkap apapun yang ia ketahui dengan jujur.

Hal tersebut, kata Bharada E, merupakan upaya terakhirnya untuk membela Brigadir J yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri.

Dalam kasus ini, Bharada E didakwa melakukan pembunuhan berencana bersama Ferdy Sambo, Bripka RR, Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi.

Berdasarkan pengakuannya, Bharada E mengaku melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J atas perintah dari mantan atasannya, Ferdy Sambo.

Bharada E bahkan mengaku tidak mempunyai masalah pribadi dengan Brigadir J sebelum melakukan pembunuhan tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul: Bibi Brigadir J Ditelepon Sosok Misterius Pasca Pemakaman Yosua, Diminta Tak Bicara ke Media Demi Keamanan Keluarga

Load More