YouTuber Gita Savitri Devi atau kerap disapa Gitasav ramai diperbincangkan netizen di Twitter lantaran Instagram Story miliknya.
Opini Gitasav di Instastory miliknya pada Jumat (25/11/2022) dini hari mengundang sejumlah komentar negatif dari netizen tanah air.
Unggahannya di Instagram membahas tentang sikap timnas Jerman yang berfoto dengan pose menutup mulut.
Pose tutup mulut yang dilakukan oleh timnas Jerman itu dilakukan lantaran Qatar selaku penyelenggara piala dunia tahun ini tidak mendukung LGBT.
Melalui Instastorynya Gitasav dimintai tanggapan oleh netizen terkait timnas Jerman yang foto dengan pose tutup mulut sebelum pertandingan.
Pendapat Gitasav itu dianggap tidak mencerminkan dirinya sebagai seorang muslimah yang menolak keras LGBT tersebut.
Gitasav justru menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh Qatar dalam menolak LGBT itu merupakan hal yang tidak wajar.
Qatar dianggap bersikap tidak baik karena menjadi homophobia dan menolak LGBT di dalam penyelenggaraan piala dunia.
Sikap homophobia yang dilakukan oleh Qatar itu disampaikan secara tegas melalui kalimat “ini adalah budaya kami”.
Hal tersebut justru dianggap tidak baik dan tidak penting oleh Gitasav sendiri selaku umat islam yang notabenenya tinggal di Indonesia.
“FIFA is corrupt and Qatar justifying homophobia by using ‘this is our culture’ is big no,” tulis Gitasav.
Di sisi lain Gitasav juga mengomentari fenomena LGBT phobia yang dianggap memiliki konsekuensi di kehidupan nyata.
Pendapat Gitasav dianggap mendukung kehidupan para penganut LGBT yang berjuang dan mempertaruhkan nyawa mereka.
Hal itu dianggap lebih baik daripada mereka yang memperjuangkan LGBT harus kehilangan nyawanya karena tidak diakui secara sosial.
“LGBTQ- phobia has real life consequenses. People lost their lives due to their gender & sexuality so it’s better than not saying anything at all,” tulis Gitasav.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata