SuaraSoreang.id - Kasus viral anak SMP di Palembang yang melaporkan ibunya ke kantor polisi akhirnya berakhir damai.
Beberapa waktu lalu, sebuah video tentang kisah seorang anak SMP yang melaporkan ibunya ke polisi tengah ramai diperbincangkan.
Video tersebut diunggah oleh sang ibu yang merasa sedih atas perilaku sang anak terhadapnya.
Kisah anak SMP di Palembang itu disebut membenci orang tuanya dan lebih mengutamakan kekasihnya.
Tidak hanya itu, anak SMP tersebut juga sempat dikabarkan kabur dari rumah usai melaporkan kedua orang tuanya ke polisi.
"Berawal dari marahi dan ngasi sedikit pelajaran ke anak cewek saya karena ketahuan pacaran kelewat batas," tulis sang ibu dalam video tersebut.
Sang ibu juga mengunggah pesan WhatsApp sang anak dengan kekasihnya yang dinilai cukup frontal dan mengandung pembahasan dewasa.
Anak SMP tersebut diduga tidak menerima apa yang dikatakan dan dilakukan sang ibunda terhadapnya.
Menanggapi kasus tersebut pihak Polrestabes Palembang akhirnya berikan sejumlah penjelasan.
Baca Juga: Mahasiswa Asal Lebak Tewas Tertabrak Mobil Pikap di Taktakan
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengungkapkan bahwa masalah anak SMP dan kedua orang tuanya itu telah diselesaikan secara damai.
Laporan yang sebelumnya diajukan ke pihak kepolisian kabarnya tidak dibuat dan diajukan oleh anak SMP tersebut.
Laporan yang diajukan ke pihak kepolisian ternyata dibuat oleh orang lain dengan melibatkan pihak yang bersangkutan.
Sehubungan dengan hal itu maka pihak kepolisian tetap menerima laporan tersebut dan menindaklanjutinya.
"Kita sudah memberikan pemahaman saat itu sebanyak dua kali tapi karena masyarakat ingin melaporkan. Polisi tidak boleh menolak lalu menerimanya. Dari laporan tersebut kita tindak lanjuti sebagai dasarnya. Alhamdulilah sekarang sudah clear selesai semua," tutur Mokhamad Ngajib.
Selain itu Mokhamad Ngajib juga mengungkapkan bahwa laporan terkait penganiayaan juga sudah diselesaikan melalui mediasi.
"Kalau dari laporannya penganiayaan kita sudah mediasi dan selesai,” lanjut Mokhamad Ngajib di akun Instagram @lambe_turah pada Jumat (2/2/2022).(*)
Sumber: Instagram/lambe_turah
Berita Terkait
-
Reporter Denmark Ditahan Polisi Qatar karena Liput Demo Anti Iran saat Piala Dunia 2022, Sempat Rusuh
-
Sambil Menangis, Ayu Thalia Minta Tak Dipenjara: Kalau Saya Dihukum, Siapa yang Akan Menghidupi Keluarga Saya?
-
Cuti Brigadir J hingga Waktu Penerbitan Surat Jadi Sorotan, Berapa Lama Jam Kerja Polisi Sebenarnya?
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa
-
Drama Inggris vs Norwegia: Gol Jude Bellingham Diprotes, FIFA Buka Suara!
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah