/
Minggu, 04 Desember 2022 | 20:11 WIB
Kolase gadis cantik disantet pedagang nasi. Selama 11 tahun Kak Melah tak bisa keluar dari penderitaan teramat sangat akibat disantet seseorang yang sakit hati lantaran ditolak saat bersalaman. (soreang.suara.com)

"Kak Melah orangnya sangat ceria dan periang. Tak pernah terlihat wajahnya itu cemberut atau marah," kenangnya.

Tidak heran kata Awang jika Kak Melah banyak disukai teman-temannya.

Termasuk pemilik warung yang ternyata diam-diam menyimpan hati pada Kak Melah.

Pemilik warung itu banyak melakukan berbagai cara agar bisa mendekati Kak Melah.

Akan tetapi selama itu pula Kak Melah tak menghiraukannya.

Pemilik warung makan yang diduga adalah orang yang menyihirnya itu lantas merasa sakit hati.

Bagi Kak Melah, tempat warung itu adalah pilihan keseharian lantaran dekat dengan tempat kerja.

Akan tetapi si pemilik warung mengartikannya lain. Dia malah merasa jika Kak Melah juga merasakan sama dengannya, yakni saling tertarik.

Kak Melah banyak bercerita jika menu yang dihidangkan rasanya sedap dan sesuai selera walaupun warung itu baru beberapa bulan buka. 

Baca Juga: Tahanan Titipan Kejaksaan Kabur dari Lapas Pangkalan Bun, Ruslan Bawa Senjata Petugas

Nama warung tersebut dikatakan Kak Melah dikenal dengan sebutan warung Abang Leman.

Awalnya Kak Melah tidak curiga dan memperlakukan pedagang warung sama seperti temannya yang lain.

Keduanya akrab, akan tetapi hanya sekadar pertemanan biasa, tidak lebih.

"Kalau tidak sempat pergi ke warung, Kak Melah akan minta tolong temannya untuk dibungkuskan makanan dari situ. Harganya pun murah," katanya.

Lalu, tanpa diduga, Abang Leman menyodorkan tangannya lantaran ingin bersalaman dan menyentuh langsung tangan Kak Melah.

"Singkat cerita, tiba-tiba suatu hari Abang Leman berani mengulurkan tangan untuk menjabat Kak Melah," kata Awang.

Load More