SuaraSoreang.id - Penduduk My Lai Provinsi Quang termasuk perempuan, anak-anak, dan orang tua dibantai secara tragis oleh pasukan Amerika Serikat (AS) dalam perang Vietnam.
Lebih dari 500 orang merengang nyawa secara mengenaskan dalam pembantaian My Lai. Aksi brutal tentara AS ini terjadi pada 16 Maret 1968.
Bahkan, beberapa gadis muda dan wanita di desa diperkosa sebelum dibunuh dan dimutilasi.
Kejadian ini berawal dari satu pasukan AS dari Kompi Charlie mendapat kabar jika gerilyawan Viet Cong berara di Desa Son My di Provinsi Quang Ngai.
Terdapat empat dusun di Desa Son My, My Lai adalah salah satunya. Tentara AS akhirnya memasuki dusun My Lai untuk menyergap gerilyawan Viet Cong.
Sebelumnya, para tentara AS sudah diberitahu jika semua orang yang berada di My Lai dikategorikan ke dalam anggota Viet Cong atau simpatisan yang aktif.
Tentara AS juga diperintahkan untuk menghancurkan desa. Alhasil para tentara bertindak sangat brutal.
Sebelum membunuh penduduk desa My Lai, tentara AS memperkosa dan menyiksanya dengan brutal.
Mereka menyeret puluhan orang, termasuk anak kecil dan bayi ke dalam parit. Usai dimasukan ke dalam parit, para korban dieksekusi dengan senjata otomatis.
Pembantaian Ditutupi
Akhirnya, pembantaian mengerikan ini berakhir usai seorang pilot Angkatan Darat AS, Sersan Mayor Hugh Thompson, mendaratan pesawatnya di antara kompatroitnya.
Dia terkejut melihat keadaan desa My Lai yang berisi penduduk tak berdosa dibantai habis-habisan.
Thompson mencegah rekan-rekannya untuk melanjutkan pembantaian ini.
Pembantaian tersebut pun akhirnya ditutupi hingga lebih dari setahun.
Namun, pembantaian tersebut kemudian dibuka oleh seorang jurnalis investigasi bernama Seymour Hersh dengan menuliskannya pada 1969.
Alhasil, berita pembantaian ini menggemparkan seluruh dunia termasuk negera AS.
Protes dan sentimen warga pada tentara AS karena keterlibatannya dalam Perang Vietnam membludak.
Kini para pelaku pembantaian sudah diadili.
Namun, tiga tentara AS yang mencoba menghentikan pembantaian di My Lai bahkan menolong warga sipil mereka malah dikucilkan.
Hingga ketiga orang tersebut disebut sebagai pengkhianat oelh sejumlah anggita Kongres AS.
30 tahun kemudian, ketiga orang ini mendapatkan bintang jasa karena melindungi warga sipil di zona perang.
Akibat pembantaian ini, 26 prajurit menjadi tersangka kejahatan perang. Namun, hanya komandan peleton Letnan Willian Calley Kr dinyatakan bersalah.
Letnan William terbukti membunuh 22 orang penduduk desa tak bersalah.
Kemudian William dijatuhi huku,am seumur hidup. Tapi, Wiliam akhirnya hanya menjalani huku,am selama 3,5 tahun sebagai tahanan rumah.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pamer Naik MRT, Widi Mulia Sindir Gubernur Kaltim Soal Mobil Dinas Rp8,5 M
-
Akui Dongkol, Dewi Perssik Tolak Inara Rusli Jadi Bintang Tamu Pagi-Pagi Ambyar
-
Pilihan Bijak Tri, Dorong Generasi Muda Kreatif di Bulan Ramadan
-
4 Lipstik untuk Bibir Kering, Bikin Lembap Seharian
-
10 Persen Jalan di DIY Rusak Parah Jelang Lebaran, Polisi Ungkap Titik Paling Berbahaya!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?
-
Jadwal Imsakiyah di Jogja pada 27 Februari 2026, Lengkap dengan Waktu Salat
-
Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat di Surakarta 27 Februari 2026: Jangan Sampai Terlambat Sahur!
-
Jadwal Imsak di Semarang 27 Februari 2026: Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan!
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri