SuaraSoreang.id - Polemik tingginya UKT mahasiswa di kampus-kampus Yogyakarta menguak kisah haru lain yang datang dari mahasiswa UNY.
Ialah kisah mahasiswa bernama Nur Riska Fitri Aningsih, yang diduga meninggal di saat memperjuangkan haknya demi mendapatkan penurunan UKT sesuai dengan kondisi perekonomian keluarganya.
Gadis yang akrab disapa Nur Riska itu merupakan mahasiswa UNY, Fakultas Ilmu Sosial, jurusan Pendidikan Sejarah angkatan 2020 meninggal pada hari Rabu (9/3/2022).
Cerita tersebut dibagikan oleh seseorang yang mengaku sering berkomunikasi dengan almarhumah, bahkan ia juga beberapa kali mencoba membantu Nur Riska.
"Di antara semua kepahitan kisah mahasiswa UNY yang saya kenal, mungkin ini cerita yg paling getir. Cerita ini tentang seorang perempuan kecil. Sayang ia tak bisa mengisahkan kepada pembaca secara langsung, karna tepat tanggal 9 Maret 2022 ia telah meninggal dunia," tulis @rgantas yang merupakan salah satu teman Riska.
Selanjutnya @rgantas menceritakan latar belakang Nur Riska yang berasal dari keluarga kurang mampu. Ia adalah anak sulung dari 5 bersaudara.
Orang tuanya berprofesi sebagai penjual sayur gerobak di pinggir jalan. Di mana sempat meniti harapan lewat anak sulungnya yang berhasil lolos di terima di salah satu universitas di Yogyakarta.
Awalnya, Nur Riska yang memang menyadari bahwa ia tidak sanggup membayar UKT, sempat dibantu oleh guru-guru di sekolahnya untuk membayar UKT pertama.
Hal ini dikarenakan, Nur Riska terkendala alat untuk mengirimkan berkas persyaratan supaya UKT yang diterima sesuai dengan kondisi perekonomian, membuatnya gagal mengapat UKT terendah.
Baca Juga: Venna Melinda ke Ferry Irawan yang Tak Akui KDRT: Gentle, Jangan Manipulatif!
Ia pun harus berpikir keras bagaimana caranya mendapatkan uang Rp 3,14 juta sesuai nominal UKT yang dibebankan kepadanya saat itu.
Bagi @rgantas yang beberapa kali berkomunikasi bahkan membantu Nur Riska, almarhumah adalah sosok yang ceria dan tak pantang menyerah.
Semasa masih sekolah, Nur Riska memang sudah rajin membantu keluarganya seperti menjual susu jeli, teh tarik, bakso dan sosis. Ia juga kerap mengikuti tarung bebas di desa-desa demi mendapatkan uang apabila menang dalam pertandingan.
Selama kuliah Nur Riska mengambil part time sana-sini sambil terpontang-panting ke kampus memperjuangkan penurunan UKT miliknya yang tak kunjung mendapatkan hasil.
Saat tinggal di Yogyakarta, Nur Riska bahkan rela makan nasi putih dengan abon pemberian temannya berhari-hari. Ia juga sering mendapatkan bantuan lain seperti mie instan, pasta gigi, shampo dari teman-temannya.
Ia bahkan merasa seperti bola sepak yang hanya dioper sana-sini tanpa bisa benar-benar masuk ke gawang. Pernah. Inilah membuat Riska selalu murung tiap kali mendekati tanggal pembayaran UKT di awal semester.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Sinopsis Film Supergirl yang Siap Tayang di Bioskop: Saat Sepupu Superman Menemukan Jati Dirinya
-
Niat Kurban untuk Diri Sendiri dan Keluarga, Bacaan Lengkap Arab, Latin dan Artinya
-
Kesempatan Belajar AI Kini Makin Terbuka untuk Penyandang Disabilitas
-
Batas Waktu Takbiran Idul Adha 2026, Sampai Kapan Takbir Masih Disunnahkan?
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Padangsidimpuan Gelar Talkshow dan Bedah Buku
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Konser FFOREVER Jakarta Digelar 3 Hari, Ini Rundown dan Jadwal Penukaran Tiket Resmi
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja