- Amerika Serikat berencana memangkas kontribusi militer konvensionalnya untuk aliansi NATO yang disampaikan di Brussels pekan lalu.
- Pengurangan tersebut meliputi aset jet tempur, pesawat pengebom, kapal perang, serta pesawat nirawak secara signifikan.
- Langkah ini diambil agar Amerika Serikat memiliki fleksibilitas lebih besar untuk menghadapi potensi konflik di Indo-Pasifik.
Suara.com - Amerika Serikat berencana memangkas secara signifikan kontribusi militernya untuk NATO.
Majalah Jerman Der Spiegel melaporkan, Selasa (26/5/2026), pejabat senior Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menyampaikan rencana tersebut dalam pertemuan tertutup di markas NATO di Brussels pekan lalu.
Disebutkan pula, para pejabat Eropa terkejut dengan besarnya pengurangan kekuatan militer yang direncanakan AS.
Utusan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, Alexander Velez-Green, dikabarkan telah mengatakan bahwa AS akan mengurangi aset yang dialokasikan untuk pasukan siap tempur NATO.
Pengurangan itu mencakup jumlah pesawat nirawak (drone), jet tempur, pesawat pengisian bahan bakar udara, kapal perang, dan aset angkatan laut lainnya yang siap dikerahkan.
Majalah itu juga melaporkan bahwa AS akan mengurangi jumlah pesawat pengebom strategis yang dialokasikan untuk NATO.
AS juga disebut sedang mempertimbangkan pengurangan sekitar sepertiga kontribusi pesawat tempurnya untuk aliansi tersebut.
Menurut sumber diplomatik dan militer yang tidak disebutkan namanya, AS juga akan mengurangi jumlah kapal perusak yang tersedia bagi NATO.
AS juga dikabarkan tidak memiliki rencana untuk menyediakan kapal selam bagi model penempatan pasukan NATO (NATO Force Model).
Baca Juga: VinFast Digugat Pemerintah, Ternyata Ini Sebabnya
Sumber militer mengatakan AS tetap akan mempertahankan kekuatan penangkal nuklirnya di Eropa.
Namun, AS meminta negara-negara Eropa mengambil tanggung jawab utama untuk pertahanan konvensional.
Menurut sumber tersebut, pengurangan itu dimaksudkan agar AS memiliki fleksibilitas lebih besar jika terjadi konflik di kawasan Indo-Pasifik tanpa harus terikat komitmen aset tertentu untuk NATO.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas
-
Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan