SuaraSoreang.id - Ada banyak bahaya yang rupanya mengintai fenomena viral nenek-nenek mandi lumpur di Tiktok, mulai dari bahaya kandungan logam hingga kandungan air kencing yang mungkin ada di dalam lumpur.
Hal ini diungkapkan oleh dr. Clarin Hayes. Melalui fitur Youtube Shorts, sang dokter membagikan bahaya apa saja yang mengintai nenek-nenek tersebut.
Menurutnya, lumpur yang digunakan nenek tersebut untuk mandi sambil melakukan live di Tiktok itu kotor.
Pasalnya, ada banyak kandungan zat berbahaya di lumpur.
Lumpur mengandung kuman, kotoran, air kencing (urin), kotoran hewan, dan banyak jenis kotoran lainnya.
Dokter Clarin Hayes juga menyebutkan bahwa ada banyak bahan-bahan kimia anorganik yang mungkin terkandung di dalam lumpur.
Jika bahan-bahan tersebut terkena kulit selama berjam-jam, maka kulit akan menjadi infeksi dan berbahaya bagi kesehatan.
Menurutnya, seseorang dapat mengalami kulit kemerahan, gatal-gatal, infeksi bakteri, hingga mengalami nanah di kulit.
Fenomena viral mandi lumpur hingga kedinginan ini juga dapat menyebabkan hipotermia yang dapat membahayakan kekebalan imun tubuh.
Baca Juga: Viral Nenek Mandi Lumpur, Begini Tanggapan dr. Clarin Hayes dari Sisi Medis!
Jika fenomena ini terus berlanjut, nenek-nenek yang viral karena mandi lumpur dapat terjangkit berbagai penyakit karena tidak memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik.
Fenomena viral nenek-nenek mandi lumpur sambil melakukan live di Tiktok ini memang menuai banyak kecaman warganet.
Warganet dibuat geram dan prihatin karena aksi ini dapat membahayakan nyawa sang nenek dan tidak pantas untuk dilakukan.
Kreator di balik fenomena viral ini, Sultan Akhyar pun, dikecam oleh warganet atas kreasinya yang dianggap mengeksploitasi orang tua. (*)
Sumber: Youtube Clarin Hayes berjudul VIRAL NENEK MANDI LUMPUR | dr. Clarin Hayes / 18 Januari 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan