SuaraSoreang.id - Perselisihan Jhon LBF dengan mantan karyawan perusahan sepertinya belum menemui ujung. Pasalnya, isu itu masih hangat diperbincangkan di media sosial.
Salah satunya ialah usai muncul beberapa akun Twitter yang mengaku sebagai mantan karyawan Jhon di perusahaannya dan menyebarkan beberapa bukti.
Bukti-bukti itu berbentuk screenshoot chat WhatsApp, ketika pemilik akun (Septia) masih bekerja di perusahaan bos bernama asli Henry Kurnia Adhi atau yang kerap disapa Bang Jhon.
Kena bombardir tuduhan, Jhon tidak diam diri. Ia justru mendapat dukungan dari beberapa pihak yang juga bekerja dengannya selama ini.
Hal itu diperlihatkan Jhon melalui akun Instagram pribadinya @jhonlbf pada hari Minggu (22/1/2023), seperti berikut ini:
Bukti chat tersebut mengatakan bahwa para karyawan yang merasakan dan bekerja bersama Jhon tidak menyangka si bos akan mendapatkan hate speech atau ujaran kebencian semacam itu.
Hal ini dikarenakan, mereka merasa selama ini Jhon adalah sosok bos yang baik dan murah hati kepada seluruh karyawannya.
"Biar Karyawan Ku ajalah Yang Jawab watak Saya Gimana. Tapi Sory Ga Semua Chat Karyawan. Bisa Saya Share Soalnya Karyawanku Ratusan," tulis Jhon pada caption postingan.
Meskipun begitu, pengusaha yang kerap menawarkan pekerjaan kepada warganet seperti Sultan Akhyar Mandi Lumpur, Tiko anak ibu Eny hingga Citra, pegawai minimarket yang dimarahi atasannya itu berjanji akan memberikan klarifikasi.
Baca Juga: Minta Warga Jakarta Segera Vaksin Booster Tahap Kedua, PJ Gubernur DKI Heru Budi: Wajib!
Ia juga menegaskan bahwa tidak mungkin dirinya tega dan melakukan hal-hal dzalim kepada karyawannya sendiri. (*)
Sumber: Instagram @jhonlbf
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Bagi Dividen Rp52,1 Triliun, BRI Perkuat Fundamental untuk Ciptakan Nilai Tambah bagi Pemegang Saham
-
Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
-
Investasi yang Fokus Pada Keselamatan Kunci Efisiensi Operasional Armada Logistik
-
Gun Shy: Komedi Absurd Penuh Warna dari Antonio Banderas, Malam Ini di Trans TV
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas untuk GoCar Prestige, Beserta Syarat Speknya
-
Crystal Palace Menang Telak 3-0, Oliver Glasner Puji Performa Fantastis Timnya
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi
-
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon
-
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR