SuaraSoreang.id - ChatGPT dinilai dapat mendisrupsi dunia kerja bahkan disektor knowledge ekonomi.
Dilansir dari unggahan video youtube @Dr.Indrawannugroho mengungkapkan sebelumnya AI level dasar dan robot sudah menggusur para pekerja kerah biru, dan sekarang ChatGPT juga diprediksi akan mendisrupi para pekerja kerah putih.
Salah satunya, Copywriter, Content Writer, Programmer Pemula, dan Knowledge Worker lainnya, Chat GPT juga membuat para guru dan dosen cemas, karena para murid atau mahasiswanya bisa saja menggunakan ChatGPT untuk menyelesaikan tugas-tugas mereka.
ChatGPT bisa menyelesaikan essay, tugas desain, fisika, kimia, musik dan semuanya, seorang pengamat pernah mencoba membuat essay menggunakan ChatGPT, essay tersebut di cek menggunakan aplikasi pemeriksa plagiarisme, dalam essay tersebut tidak ada indikasi produk plagiat, essay tersebut dinilai orisinil dan unik.
Dalam unggahan video tersebut dijelaskan bahwa berbagai universitas seperti George Washington University banyak menghilangkan PR dan ujian open book, karena rentan dikerjakan mahasiswa dengan menggunakan ChatGPT.
Sehingga para dosen lebih banyak menggunakan tugas dikelas, membuat makalah tulisan tangan, kerja kelompok dan ujian lisan.
Sekitar 6000 dosen dari Harvard University, Yale University, University of Rhode Island sudah mengajukan GPTZero.
GPTZero merupakan sebuah program yang bisa mendeteksi dengan cepat teks yang dihasilkan dari AI.
Salah satu aplikasi deteksi plagiarisme yaitu Turnitin, fiturnya akan diperkaya untuk bisa mengidentifikasi penggunaan AI.
Baca Juga: ChatGPT Milik OpenAI Elon Musk Bikin Geger Dunia, Diduga Bakal Gantikan Google? Begini Kinerjanya..
Sumber: Youtube @Dr.Indrawannugroho
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah