/
Selasa, 14 Februari 2023 | 16:25 WIB
Valentine day (Tangkapan layar youtube @Jasmerah Smensa)

SuaraSoreang.id - Valentine Day diartikan sebagai hari kasih sayang dan dirayakan pada tanggal 14 Februari.

Dilansir dari unggahan video youtube Halqah Islam dijelaskan bahwa Valentine Day identik dengan hubungan free seks.

Ketika Romawi mengambil Agama Kristen sebagai agama negara pada tahun 496 M, Paus Gelacius tidak bisa menahan perayaan Lupercalia yang sudah biasa dirayakan oleh orang-orang romawi, maka dia mengganti lalu merayakan perayaan gereja.

Lupercalia adalah suatu ritual, tepatnya adalah ritual pensucian, pensucian dari kutukan kemalangan dan kemandulan.

Namun pada tahun 1969 perayaan ini dianulir oleh gereja dan dianggap bukan bagian dari tradisi gereja, karena mereka menyadari buruknya perayaan ini.

pexels-alex-green-6626045 (sumber:)

Pada saat sekarang yang terjadi di tanggal 14 Februari ditetapkan sebagai hari valentine, di negara Amerika Serikat seminggu sebelumnya dan seminggu setelahnya diperingati sebagai The National Condom Week atau Pekan Kondom Nasional.

Hal ini terjadi karena banyak sekali orang-orang yang melakukan hubungan seksual pada minggu-minggu itu, sehingga mengakibatkan pertumbuhan penduduk yang luar biasa.

Di negara Inggris juga diperingati sebagai The National Importance, sebagai hari untuk melakukan hubungan seksual.

Dalam unggahan video tersebut dijelaskan bahwa kedua negara tersebut melakukan hal yang sama dalam merayakan hari Valentine, karena Valentine Day identik dengan hari melakukan free sex.

Baca Juga: Cek Fakta: Sejarah Valentine Day yang Sebenarnya

Sumber: Halqah Islam

Load More