/
Rabu, 15 Februari 2023 | 12:06 WIB
Pelakor dimaki istri sah (Facebook/@Aurakasih)

SuaraSoreang.id - Warganet tengah digegerkan dengan sebuah video yang menampilkan diduga istri sah tengah mempermalukan wanita perebut lelaki orang alias pelakor.

Video dengan atensi 18 ribu orang ini, tengah dibanjiri 2,4 ribu kritikan tajam warganet di Facebook.

Dalam unggahan video tersebut tampak diduga istri sah bertemu sang pelakor yang tengah duduk dan dikelilingi oleh beberapa orang.

Tak hanya itu, terlihat istri sah sedang tersulut emosi hingga mengeluarkan kata-kata makian hingga melakukan aksi kekerasan. 

Sambil memaki, sang istri menampar pipi dan mengarahkan jari telunjuknya ke arah kening pelakor tersebut. 

"Biar aku kasih nafas kau tino, berapo banyak kau dikasih duit laki ambo" ungkap istri sah.

Dengan memakai kaos putih yang sudah compang camping, sang pelakor berusaha untuk menutupi area tubuhnya yang terbuka dan tidak banyak melakukan perlawanan. 

Dari keterangan video yang beredar, lokasi penggerudukan istri sah versus pelakor ini terjadi di kota Bengkulu. 

Pelakor dimaki istri sah (sumber: Facebook/@Aurakasih)

Warganet menyayangkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh istri sah kepada pelakor tersebut, sontak hal ini mengundang perhatian dan banyak komentar.

Baca Juga: Menjadi Bagian dari Keluarga Cendana, Mayangsari Disebut Pelakor Paling Berhasil?

"Cara menghadapi pelakor bukan dengan kekerasan dan makian bu, karena dengan cara itu akan membuat pelakor makin ambisius untuk menghancurkan rumah tangga ibu. Itu karena dia akan sakit hati dipermalukam macam itu. Cukup datang bicara baik dari hati ke hati sebagai perempuan, pasti dia akan merasa bersalah dan bersujud minta maaf," komentar warganet. 

Ada juga yang meminta istri sah untuk intropeksi diri agar suaminya tidak melirik perempuan lain. 

"Instrospeksi diri lah, tidak selalu salah wanita lain. Wajarlah lakinya cari wanita lain, kejam dan sadis sikap si istri. Bisa kena pasal si istri telah melakukan kekerasan pada orang lain. Ini termasuk penganiayaan," timpal yang lainnya. 

(*Yolanda Nurulita)

Sumber : Facebook @Aurakasih 

Load More