SuaraSoreang.id - Asib Ali Bhore merupakan pria yang berumur 32 tahun asal India, ia nekat terbang ke Sulawesi untuk menyambangi sang kekasih yang akan dilamar.
Namun sayangnya, lamaran Asib Ali ditolak oleh pihak orang tua sang kekasih karena alasan sudah dijodohkan dengan pria lain.
Tak terima dengan hal itu, Asib Ali ungkap ingin tetap menikah dengan gadis asal Wajo Sulawesi tersebut.
Dilansir dari unggahan video @rendyherpy, Kasat Intel Polres Wajo menuturkan bahwa "Asib Ali sempat menangis karena lamarannya ditolak, Asib ngotot untuk menikahi Gadis asal Wajo tersebut" ungkap Polres Wajo saat mediasi.
Beredar kabar penolakan lamarannya disosial media, netizen ramai-ramai menyampaikan rasa simpatinya terhadap Asib Ali Bhore, banyak yang memuji perjuangannya karena berani datang ke Indonesia dengan niat melamar sang kekasih.
Dilansir dari acara talkshow pagi-pagi ambyar, seorang konten kreator yaitu Akash Ellahi menemui Asib Ali dengan niat untuk menolongnya.
Karena keterbatasan bahasa, saat diwawancara para host, Asib Ali didampingi oleh Akash Ellahi sebagai penerjemah yang juga merupakan warga negara asing yang sudah menetap di Indonesia.
Akash Ellahi turut mengungkapkan awal mula ia bisa bertemu dengan Asib Ali di bandara.
"Lewat video dia di Fyp, banyak netizen tag-tag juga, saya cuma kepo 2, 3 hari lihat dia, habis itu ada video satu dia nangis di mobil, dan so saya cari di di instagram facebook ga dapat-dapat, trus saya bikin video di tiktok, ada yang bantu dari Wajo, polisi kayaknya, ngasih nomor handphone akhirnya datang ke bandara" ungkap Akash Ellahi.
Baca Juga: Bukan Kaleng-kaleng, Asib Ali Ungkap Profesi Sebagai Fashion Designer Hingga Kepincut Gadis Wajo!
Akash Ellahi menuturkan bahwa merasa simpati ketika melihat Asib Ali membuat video ia sedang menangis di dalam mobil, lalu Akash mencoba menghubungi Asib Ali dan mengunjungi Asib Ali yang saat itu berada di bandara.
Dilansir dari unggahan video @akashellahi, tampak kedekatan antara Akash Ellahi dan Asib Ali dikediaman milikinya, konten kreator tersebut juga kadang melibatkan Asib Ali dalam beberapa video konten miliknya yang di unggah disosial media.
Dalam unggahan video tersebut terlihat momen Asib Ali sedang berada di Bubbershop untuk memotong rambut dan membeli beberapa pakaian.
Sumber: @rendyherpy / @akashellahi / pagi pagi ambyar
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun