SuaraSoreang.id - Rumah tangga pasangan artis Ashanty dan Anang Hermansyah sempat diisukan kandas beberapa waktu belakangan.
Baru-baru ini beredar sebuah video yang menyebutkan kabar retaknya rumah tangga Ashanty dan Anang Hermansyah di media sosial.
Video yang diunggah melalui media sosial YouTube tersebut menyebutkan bahwa rumah Anang Hermansyah mengajukan gugatan cerai terhadap Ashanty.
"JERITAN ASYANTI!! Tepat Hari Ini Anang Gugat Cerai Asyanti Demi Pelakor" bunyi judul dalam sebuah channel YouTube tersebut.
Tidak hanya itu, video yang diunggah melalui media sosial YouTube itu mengabarkan bahwa rumah tangga Anang dan Ashanty tidak lagi harmonis.
Bahkan Anang disebut resmi menggugat cerai ibunda Arsy dan Arsya tersebut demi pelakor.
"Tepat siang ini..!! Anang resmi talak cerai Ashanty demi pelakor. Tangis Aurel saat tau Anang talak Asyanti demi pilih Krisdayanti dibanding Asyanti" tulis thumbnail video YouTube tersebut.
Lantas, apakah Anang Hermansyah benar-benar mengajukan gugatan cerai kepada Ashanty?
Cek Fakta:
Baca Juga: Helmy Yahya Berharap Reuni Sistelnas Lahirkan Kolaborasi Antar Alumni buat Negeri
Hasil observasi tim redaksi dari mesin pencari Google, tidak ditemukan adanya pemberitaan yang valid terkait gugatan cerai yang dilayangkan Anang Hermansyah kepada Ashanty.
Selain itu, dalam video tersebut juga hanya memperlihatkan foto-foto Anang, Ashanty, dan Aurel yang tersebar di sosial media.
Tidak ada video jelas yang memperlihatkan adanya proses pengajuan gugatan cerai oleh Anang kepada sang istri.
Bahkan dalam kanal YouTube The Hermansyah A6 milik keluarga Anang Hermansyah sendir, ayah Aurel itu masih bersama dengan Ashanty di kediamannya beberapa watu belakangan.
Oleh Karena itu, bisa dipastikan bahwa isu Anang Hermansyah menceraikan Ashanty itu tidak benar adanya, alias Hoax.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta soreang.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?