SuaraSoreang.id - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) menutup 1 kampus dan meleburkan 3 kampus lainnya di Yogyakarta karena melakukan suatu kesalahan besar.
Penutupan perguruan tinggi tersebut, disebabkan karena melanggar sejumlah pelanggaran berat, dimana kampus tersebut tidak sesuai dengan standar nasional perguruan tinggi.
Menurut kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V, Prof. Aris Junaidi mengatakan kampus yang tidak disebutkan namanya tersebut melakukan pembelajaran dengan tidak sesuai dengan prosedur.
Penutupan kampus tersebut tidak secara langsung semata-mata dinyatakan ditutup.
Sebelumnya, tim Kemendikbud sudah datang langsung ke Yogyakarta dan melakukan pemantauan selama 3 hari.
Kemendikbud mengatakan bahwa ada sekitar 350 perguruan tinggi swasta yang sedang dalam proses pemetaan dan akan dimerger.
Program merger ini nantinya akan diberikan pendamping dan proses hibah selama tiga tahapan dalam setahun oleh pemerintah.
Proses ini sedang dalam pelaksanaan di tahun 2023 ini. (*M-Candra)
Sumber: Instagram @jogjainfo
Berita Terkait
-
5 Tanda Kamu Berada di Jurusan Kuliah yang Tidak Tepat
-
Mahasiswa Jangan Sampai Rugi, Terapkan 5 Tips Bikin Event Kampus Kamu Sukses
-
Korban Pelecehan Sepasang Kekasih Mahasiswa Kedokteran Unand Capai 12 Orang, Begini Modusnya
-
Mario Dandy Didepak Dari Kampus karena Kasus Penganiayaan, Warganet: Salah Jurusan, Harusnya MMA!
-
6 Kampus Negeri di Banten Pilihan Terbaik 2023
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai