SuaraSoreang.id - Bupati Bandung, Dadan Supriatna yang mengecam komunitas motor trail yang merusak edelewis bunga rawa di Ranca Upas Kabupaten Bandung, dapat kritik nyelekit dari Susi Pudjiastuti.
Mantan Menteri Kelautan era Joko Widodo alias Jokowi ini memberi komentar agar Bupati Bandung tidak hanya mengecam.
Dia menilai jika hanya mengecam semua bisa dan tidak akan menjadi solusi untuk mengembalikan keindahan edelewis bunga rawa di Rancaupas Kabupaten Bandung.
Dadan Supriatna saat mengecam mempublis rekaman video viral seorang petani edelewis bunga rawa di Ranca Upas Kabupaten Bandung yang mencak mencak marah karena rusak oleh segerembolan motor trail.
Komentar Dadang Supriatna ini lantas dikomentasi Mantan Menteri Kelautan.
Susi mengomentari dalam akun twitter pribadinya soal adanya kejadian tersebut.
Mantan anak buah Jokowi ini juga melontarkan kritikan terhadap Bupati Bandung Dadang Supriatna.
Sebagai solusi dikataka Susi, Bupati Bandung seharusnya membantu dana dan tenaga kepada petani yang menanam bunga rawa.
"Pak Bupati Yth, bantu dana dan tenaga Bapak yang menanam bunga rawa itu... pastikan semua pulih dan kembali indah, jangan cuma mengecam pemotor saja," ujar Susi dalam tuitan akun pribadi @susipudjiastuti seperti dilansir soreang.suara.com pada Kamis (9/3/2023). (*)
Sumber: Twitter @susipudjiastuti
Berita Terkait
-
Fakta Mengejutkan Rusaknya Edelweis Rawa Rancaupas, IMI dan Klub Motor Diburu Warga, Bupati Bandung Marah Besar Ngaku Dicatut
-
Wartawan Gadungan di Soreang Bandung Dijamin Tak Bisa Tidur, Warga Minta Bukti Polisi Tegas
-
Jadwal Sholat untuk Daerah Soreang Kabupaten Bandung dan Sekitarnya, 10 Maret 2023
-
Mau Munggahan di Soreang Kabupaten Bandung? Cus ke 4 Rumah Makan Ini, Dijamin Moal Hanjakal
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim