SuaraSoreang.id - Ustadz Adi Hidayat memberikan himbauan pada umat muslim dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Himbauan tersebut disampaikan mengingat datangnya bulan suci Ramadhan hanya tinggal menghitung hari.
Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan ada bahaya bagi umat muslim yang menyepelekan bulan Ramadhan.
Hal itu ia sampaikan merujuk pada pengingat yang disampaikan Nabi Muhammad SAW jika ada umat muslim yang tidak maksimal dalam beribadah selama bulan Ramadhan.
Lantas apa saja bahaya bagi umat muslim yang menyepelekan bulan Ramadhan?
Dilansir dari YouTube Ustadz Adi Hidayat (19/03/2023), ternyata ada tiga hal yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadist.
"Yang pertama, sangat tercela seseorang, jauh dari rahmat Allah, dan sungguh merugi, kalau secara tekstual diartikannya kotor hidung seseorang, kena debu, kena kotoran."
"Ini menunjukkan seseorang yang mohon maaf biasanya kotor, yang tampilannya juga tidak bersih, menunjukkan pada sesuatu yang kurang baik," kata Ustadz Adi Hidayat.
Adapun tiga hal yang disampaikan Nabi tentang golongan orang yang merugi itu yang pertama adalah tidak membaca sholawat.
Baca Juga: Fajar Alfian Selebrasi Siuuu Lolos ke Final All England 2023, Ungkit Kesuksesan Cristiano Ronaldo
Sebab diketahui Nabi telah memohon 10 kali kemuliaan kepada Allah SWT bagi orang yang mmebaca sholawat.
Kedua, yakni orang yang diberi kesempatan bertemu dengan bulan Ramadhan tetapi tidak memanfaatkannya untuk mendapat ampunan dosa dari Allah SWT.
Adapun, beberapa hal yang membuat seseorang tidak mendapat ampunan dari Allah SWT adalah melewatkan Lailatul Qadr, tidak menjalankan tarawih ataupun membaca Al-Quran.
Terakhir, golongan orang yang merugi di bulan Ramadhan adalah mereka yang sudah memiliki kemampuan dan kemapanan tetapi tidak memanfaatkannya untuk berbakti kepada orang tua.
"Jadi ada 3 hal disebutkan disini, berbakti kepada kedua orang tua, mencintai nabi SAW dengan memperbanyak sholawat, dan ketiga memanfaatkan bulan Ramadhan dengan kemuliaan," tandasnya. *
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan