/
Minggu, 02 April 2023 | 21:55 WIB
Ilustrasi. Bagaimana hukum tidur seharian menurut Ustadz Adi Hidayat? (Pixabay / 10634669)

SuaraSoreang.id - Ustadz Adi Hidayat memberi penjelasan mengenai hadist yang menyebutkan bahwa tidur siang atau seharian selama berpuasa di bulan Ramadhan merupakan ibadah.

Dikutip dari kanal YouTube Audio Dakwah, Minggu (2/4/2023), Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa hadist tersebut tidak benar atau tidak bersumber dari Rasulullah SAW sebagaimana hadist shahih, sehingga umat muslim tidak boleh mudah terpengaruh oleh hadist palsu.

Lebih lanjut, Ustadz Adi Hidayat menekankan pentingnya memahami bahwa ibadah puasa tidak hanya dilakukan untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Selama bulan Ramadhan, umat muslim diwajibkan untuk menunaikan puasa dari terbit fajar hingga tenggelam matahari selama 30 hari atau satu bulan.

Dalam menjalankan ibadah puasa, umat muslim harus berusaha untuk menjaga diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa atau mengurangi pahalanya.

Ustadz Adi Hidayat menekankan bahwa perintah ibadah puasa dilakukan sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari, yang artinya dilakukan pada pagi hingga sore atau petang hari.

Ibadah puasa harus dilakukan dengan ikhlas karena Allah semata, dan tidak hanya untuk menahan lapar dan haus saja.

Ustadz Adi Hidayat juga mengingatkan umat muslim agar selalu mengoreksi diri dan melakukan muhasabah selama menjalankan ibadah puasa.

Bahkan, Nabi Muhammad SAW melakukan perang badar ketika bulan Ramadhan.

Baca Juga: Wujudkan Santri Mandiri, SDG Berikan Pelatihan Budidaya Ternak Kambing di Kota Cilegon

Umat muslim harus tetap produktif di bulan puasa, tidak hanya tidur saja menghabiskan waktu seharian.

Banyak orang yang melakukan amalan tidur seharian saat puasa, karena mereka salah kaprah dan termakan hadist palsu.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, tidur selama berpuasa bukanlah ibadah, melainkan pada saat itu seharusnya umat muslim melakukan introspeksi diri atas maksiat-maksiat atau perbuatan buruk yang telah dilakukan.

Setelah itu, umat muslim harus merenung dan melakukan istighfar agar dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT.(*)

Sumber: YouTube Audio Dakwah 

Load More