- Tim gabungan bersihkan material longsor yang menutup jalur wisata Pusuk Sembalun.
- Gubernur NTB instruksikan penguatan tebing permanen guna mencegah terjadinya longsor susulan.
- Masyarakat diimbau waspada potensi bencana hidrometeorologi selama periode puncak musim hujan.
Suara.com - Dua unit alat berat dan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk membersihkan material tanah longsor yang menutup jalur wisata Pusuk Sembalun di lereng Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (9/2/2025).
Proses evakuasi material ini melibatkan tim gabungan dari BPBD NTB, BPBD Kabupaten Lombok Timur, Balai Jalan Nasional (BJN), TNI/Polri, serta bantuan dari pihak kecamatan, aparat desa, dan masyarakat setempat.
Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin, memastikan koordinasi lintas sektor telah dilakukan sejak awal kejadian agar akses jalan dapat segera dipulihkan.
“Hingga kini tim gabungan masih bekerja membersihkan material longsoran. Kami menargetkan pembukaan akses jalan rampung pada malam ini,” ujarnya.
Pembersihan jalur strategis ini dipantau langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang turun ke lokasi untuk memberikan arahan kepada petugas di lapangan.
Gubernur Iqbal meminta BPBD NTB bersama Balai Jalan Nasional segera menyusun rencana jangka menengah guna mengurangi risiko longsor berulang, khususnya melalui penguatan tebing di titik-titik rawan.
“Ke depan perlu diusulkan penguatan tebing pada beberapa titik yang kondisinya kurang stabil, baik menggunakan konstruksi bronjong maupun tembok penahan yang disesuaikan dengan struktur tanah setempat,” tutur Iqbal.
Longsor tersebut terjadi pada Minggu siang sekitar pukul 13.00 Wita. Akibatnya, arus lalu lintas dari dan menuju kawasan Sembalun terputus total lantaran material tanah setebal 0,5 hingga 1,5 meter menutupi badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter.
BPBD NTB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat wilayah NTB kini memasuki puncak musim hujan.
Baca Juga: Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
Potensi hujan berintensitas tinggi dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Pemerintah daerah menargetkan sinergi cepat antara BJN, BPBD, Damkar, dan TNI-Polri dapat menormalkan kembali akses Pusuk-Sembalun malam ini demi kelancaran mobilitas warga dan aktivitas pariwisata. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi
-
KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji
-
Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh
-
Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses
-
Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak
-
Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel
-
Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Jadikan Yaqut Tahanan Rumah
-
Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz