SuaraSoreang.id - Puasa Nabi SAW, merupakan puasa yang produktif, puasa yang Nabi kerjakan bukan puasa yang membuat malas. Dengan alasan berpuasa, tidak menjadikan Nabi bermalas-malasan.
Terlebih lagi, ada hadis yang mengatakan tidurnya orang berpuasa adalah ibadah, sehingga sepanjang hari hanya tertidur dan menjadikan tidur sebagai ibadah. Nabi sangat produktif di bulan puasa, di puasa ini juga kaum muslimin mendapatkan banyak kemenangan besar.
Nabi menjadi orang yang produktif dan menyebarkan kebaikan serta amalan sholih di bulan Ramadhan. Para sahabat Nabi mengatakan, jika Nabi berbuka puasa hanya makan kurma muda yang masih basah. Kurma muda merupakan makanan kesukaan Nabi, jika tidak ada, biasanya Nabi mengganti kurma muda dengan kurma yang sudah matang dan jika tidak ada kurma maka Nabi hanya minum air putih saja.
Nabi SAW punya kebiasaan makan dan mempunya tips, sehingga makan menjadi berkah. Kata Nabi SAW, seorang mukmin makan dengan kapasitas satu usus. Jadi dalam hadis, disebutkan jika usus berjumlah 10, dan orang mukmin hanya makan dengan kapasitas satu usus saja,
Sepersepuluh dari kebutuhan lambung. Nabi bersabda dalam hadits, 'Tidaklah keluarga Muhammad SAW makan sehari dua kali kecuali salah satu nya, makan dengan kurma sebanyak tiga butir atau maksimal tujuh butir'.
Pola makan Nabi tersebut, yang menjadikan Nabi selalu produktif di bulan Ramadhan. Selain pola makan, Nabi juga mempunyai kebiasaan berobat dan selalu mengkonsumsi vitamin atau obat-obatan guna menjaga kesehatan dan kebugaran.
Nabi SAW menjelaskan, ada empat pola berobat yang Nabi. Yang pertama, vitamin yang diminum, kedua, obat yang diteteskan ke hidung, ketiga, cuci darah sunnah atau darah kotor yang dikeluarkan, dan terakhir adalah jalan kaki.
Ini merupakan pola sehat Rasulullah, nabi menganjurkan orang yang berpuasa untuk rutin mengkonsumsi vitamin guna kesehatan dan kebutuhan. Sehingga orang yang tidak bisa menjaga pola makan seperti Nabi, sehingga seringkali ketika berpuasa memiliki banyak keluhan penyakit seperti, Maag, Lambung dan lain-lain.
Karena itu, Nabi menganjurkan dan telah mencontohkan untuk mengkonsumsi obat-obatan, agar ketika berpuasa tidak ada alasan untuk bermalas-malasan dan tetap produktif. (*)
Sumber: Youtube/Mood Dakwah
Baca Juga: Indah Kurnia: Surabaya Pahlawan Jazz dan Kekaguman Pentas di Pura Mangkunegaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global
-
Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan
-
5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma
-
Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless
-
Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi
-
CEO Muda x Intern Senior, Film Korea The Intern Tayang September di Bioskop
-
Jurnal Pagi: Sentuhan Sederhana yang Mengubah Literasi dan Karakter Siswa