/
Jum'at, 07 April 2023 | 09:28 WIB
Devano Danendra, putra dari Iis Dahlia yang kini diisukan murtad atau keluar dari agama Islam. ((Instagram/isdahlia))

SUARA SOREANG - Putra Pasangan Iis Dahlia dan Satrio Dewandono, Devano Danendra rupanya memiliki keputusan yang di luar dugaan. 

Usai ramai mengenai Devano Danendra yang mengalami gangguan psikis hingga nekad bunuh diri, kini isu pindah agama pun kencang terdengar.

Kabarnya Devano Danendra memilih pindah agama karena kaitannya dengan gangguan psikis yang dialaminya beberapa tahun terakhir. 

Merasa gagal bisa membanggakan sang Ibunda dan Ayah, Devano Danendra memilih untuk berperilaku seenaknya. 

Bukannya dilarang oleh keluarga, rupanya Salshadilla memberikan dukungan penuh untuk sang adik, meskipun Iis Dahlia marah besar dengan keputusan sang anak. 

Hal ini disampaikan oleh salah satu kanal YouTube Vemi Liar yang diberikan judul "MERINDING !! DI DEPAN JEMAAT GEREJA,DEVANO UNGKAP ALASAN DIRINYA MURTAD HINGGA SANG KAKAK DUKUNG INI"

Dalam fotonya pun terpasang sebuah penjelasan "Salshadilla Dukung Devano Murtad. Merinding! Disaksikan beribu jemaat gereja, Devano ungkap alasan dirinya murtad hingga membuat Iis Dahlia ngamuk".

Cek Fakta:

Setelah dilakukan penelusuran sepanjang video tersebut ternyata sang narator tidak menjelaskan atau tidak memperlihatkan momen Devano Danendra pindah agama. 

Baca Juga: Nasib Pilu Ibu Dan Bayi Tewas Di Kebun Tebu, Suami Jadi Tersangka

Tidak ada kaitannya sama sekali antara isi video dengan judul bahkan isi video tersebut, foto yang 
 terpampang dalam thumbnail di video hanya sebuah rekayasa foto. 

Iis Dahlia pun sempat menjelaskan kalau Devano Danendra tidak pernah pindah agama, sedikitpun terpikirkan tidak sama sekali. 

Kesimpulan: 

Video yang menjelasakan Devano Danendra pindah agama hanyalah hoaks dan menyesatkan.

Catatan Redaksi:
Artikel ini adalah konten cek fakta soreang.suara.com, dibuat seakurat mungkin dengan sumber yang jelas namun tetap memungkinkan konten ini berpotensial salah informasi.

Publik dipersilakan memberikan komentar dan kritik melalui kolom komentar atau menghubungi Redaksi Suara.com melalui email cekfakta@suara.com. (*)

Load More