SUARA SOREANG – Pengusaha skincare asal Makassar, Mira Hayati yang jadi perbincangan hangat publik usai pamerkan hartanya ternyata sejak kecil pernah menjadi biduan.
Mira Hayati dididik oleh ayahnya untuk menjadi seorang biduan dangdut sejak kelas 5 SD. Saat menjadi biduan, Mira Hayati ungkap banyak hal tak mengenakkan yang pernah ia alami.
“Banyak hal yang gak enak, banyak yang mengganggu, dilecehkan dan lain-lain, kalau lewat dicolek-colekin, terus dibilang ibu ibu, katanya kalau nggak mau dicolekin jangan pakai baju seksi,” ucap Mira Hayati saat menjadi tamu undangan di Insert Live pada Sabtu (8/4/2023).
Mira anggap kejadian pahit itu sebagai risiko dan tuntutan dari pekerjaan. Mira juga ungkapkan penghasilannya sebagai biduan di daerah hanya diberi Rp 200 ribu untuk satu hari satu malam, dan sebulan paling banyak mencapai Rp 3 juta.
“Dua ratus ribu, satu hari satu malam, banyak lagu, banyak pakaian juga kan pagi lain, siang lain, malam lain, honornya dua ratus ribu,” ucap Mira.
Mira Hayati menikah dengan suami pertamanya di usia 15 tahun dan dikarunia dua anak laki-laki. Dan pada tahun 2020 ia bertemu dengan suaminya yang sekarang lewat aplikasi hijau G**b, atau aplikasi taksi/transportasi online.
Bertemu secara kebetulan karena Mira suka jalan-jalan, tak lama setelah bertemu mereka saling bertukar no WhatsApp dan tiga bulan kemudian langsung menikah.
Bertemu di aplikasi transportasi online, Mira Hayati ungkap suaminya memiliki kepribadian yang baik, sabar dan penyayang hingga tak membutuhkan waktu lama untuk suaminya mempersunting Mira.
“Karena dia mengakui anak saya sebagai anak dia juga, orangnya baik, sabar, penyayang. Akhirnya kita putuskan untuk menikah, dan punya dua anak perempuan,” ungkap Mira.
Baca Juga: Federico Valverde Bogem Alex Baena karena Menghina Status Anak
Akhirnya setelah menikah, Mira dan suaminya membangun bisnis kecantikan dan berhasil berkembang hingga mampu meraup omset ratusan juta sampai saat ini.(*)
Sumber: YouTube/insertlive
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Bitch x Rich Lanjut Season 3, Incar Miyeon (G)I-DLE sebagai Pemeran Utama
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar