SUARA SOREANG - PSSI sempat melakukan proses naturalisasi pemain bola keturunan Indonesia, Justin Hubner, untuk memperkuat timnas indonesia u-20 di Piala Dunia U-20.
Usai Piala Dunia dibatalkan, proses naturalisasi Justin Hubner tersendat dan PSSI tidak melakukan komunikasi lanjutan kepada Justin Hubner.
Dilansir dari akun instagram @timnasindonesiainfo Senin (17/04/2023), PSSI beri putusan untuk Justin Hubner.
PSSI resmi hentikan proses naturalisasi pemain asal Belanda, Justin Hubner (19/DF). Kepastian ini sudah dikonfirmasi oleh EXCO PSSI, Bpk. Arya Sinulingga.
"Jadi kita tidak melanjutkan untuk melakukan naturalisasi terhadap Justin Hubner karena ada permintaan pihak justin yang tidak bisa kita penuhi," kata Arya GBK Arena, Senin (17/4/2023) malam WIB.
PSSI tak melanjutkan proses naturalisasi karena keberatan dengan permintaan Justin Hubner.
Arya Sinulingga menolak untuk menyampaikan detail perminataan pemain berdarah Belanda tersebut.
Di sisi lain, PSSI tetap melanjutkan proses naturalisasi terkait Ivar Jenner dan Rafael Struick.
"Saya tidak mau sampaikan, ada yang memang PSSI tidak bisa penuhi apa permintaan pihak Justin, jadi kami tidak melanjutkan proses naturalisasi," Arya menjelaskan.
Baca Juga: Kapolri Perintahkan Brimob Antisipasi Aksi Bajing Loncat di Wilayah Rawan Selama Masa Mudik Lebaran
"Dengan ini semoga nanti di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), kami sudah bersurat ke Kemenpora dan hubungi Menpora, nanti Kemenpora akan bersurat ke Kemensetneg untuk memproses Ivar Jenner dan Rafael Struick itu akan kami proses, akan diurus administrasinya dan disumpah," pungkas Arya Sunilingga. (*)
Sumber: instagram.com/timnasindonesiainfo/
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
Mulai dari 50 Ribuan! 5 Pilihan Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berjerawat
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu
-
Executive Talk | Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
3 Lampu Emergency Terbaik dan Tahana Lama Sampai 20 Jam, Solusi Listrik Mati dalam Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas