SUARA SOREANG – Viral di media sosial tradisi jelang Ramadhan dan lebaran Idul Fitri di Sulawesi Barat dengan menyalakan ratusan lilin di atas kuburan.
Melansir dari Instagram @fakta.indo, warga di lingkungan Bulutakkang, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat menyalakan ratusan lilin di pekuburan umum.
Hal ini konon umum dilakukan setiap tahunnya di sebagian wilayah Sulawesi, menjelang lebaran sekitar 10 hari terakhir Ramadhan dengan menyalakan lampu api atau lampu minyak di atas kuburan.
Dalam video rekaman amatir yang beredar, terlihat kobaran api yang besar di beberapa bagian atas dan samping kuburan yang hampir menutupi area pemakaman.
Beberapa warganet mengaku ngeri melihat api yang mungkin bisa menyambar ke pohon sekitar hingga percikannya terlihat berjatuhan ke rerumputan.
“Aku liatnya ngerii, amit-amit kebakaran,” ungkap salah satu warganet.
Sementara itu, kejadian ini tuai banyak kontroversi dari warganet yang mempertanyakan kedudukan hukum islam dan peristiwa ini disebut mengikuti tradisi festival kematian di Mexico.
“Dalam hadits kita dilarang menyerupai suatu kaum. Tradisi seperti festival kematian di Mexico, jadi bid’ah yang menjerumuskan kesesatan,” ungkap salah satu warganet.
Namun, banyak pula warganet yang menyikapi hal tersebut sebagai bagian dari adat-istiadat dan budaya, yang bertujuan untuk dilestarikan.
Baca Juga: Pernah Dilarang Nabi, Simak Hukum Ziarah Kubur Menurut Ustadz Adi Hidayat
“Tradisi itu adat, dan adat itu memiliki kekuatan hukum selama tidak melanggar syariat secara brutal,” tulis komentar salah satu warganet.
"Respect, biar mendiang keluarganya enggak kegelapan, semoga khusnul khotimah," komentar warganet lain.(*)
Sumber: Twitter/kegblgnunfaedh, Instagram/fakta.indo
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Antisipasi Gas Beracun hingga Longsor, Wisata Kawah Ijen Ditutup Sementara
-
Sinopsis Sins of Kujo, Drama Hukum Jepang Terbaru Yuya Yagira di Netflix
-
Lebih dari Sekadar Putih, Ini Standar Baru Kulit Cerah yang Sehat
-
Mudik Gratis Kemenhub 2026: Pendaftaran Dibuka 1 Maret, Simak Tujuannya
-
2 Tersangka Korupsi Proyek Pabrik Es di Aceh Barat Daya Ditahan
-
Meski Dana BOS Belum Cair, Sekolah Jalankan SE Pengecatan dan Pemasangan Foto Bupati Kulon Progo
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Miskin Itu Bukan Takdir, Tapi Warisan yang Lupa Ditolak
-
Investasi Panas Bumi Rp1,5 Triliun di Luwu Utara Diduga Terafiliasi Israel, Siapa Beri Izin?
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United