SUARA SOREANG - Video yang memperlihatkan seorang pria mengenakan pakaian serupa seragam TNI menendang motor yang dikendarai ibu-ibu dan anak kecil di Bekasi, membuat plat nomor AA viral dan menjadi trending topic di Twitter pada Senin (24/4/2023).
Menurut narasi dalam video yang berdurasi 16 detik yang diunggah, salah satunya, oleh akun Twitter @txtdrberseragam, disebutkan, sebelumnya pria tersebut sudah sempat menendang motor tersebut satu kali.
Disebutkan, ibu-ibu yang mengendarai motor disampingnya kaget dan mengerem mendadak saat melihat kendaraan di depannya juga melakukan hal yang sama.
"Sebelumnya uda sempet ditendang sekali. Makanya gw blg gw telat videoin, kirain ngga akan nendang lagi. Ternyata...," tulis narasi dalam video tersebut.
Kejadian ini menuai banyak kritikan dari netizen yang mengecam tindakan oknum TNI tersebut.
Puspen TNI, hukuman disiplinlah! Sama sipil masa begini, apalagi ke ibu-ibu dan bawa anak kecil lhoo, kasian kalau trauma," komentar warganet.
"Ya beginilah nasib hidup di negara ini. Orang-orang yang punya kewenangan pegang senjata emosinya setipis kertas. Gampang tersulut hal kecil kek gini," tambah yang lain.
"Orangnya bawa X-Max masih nyicil. Makanya emosi kalau motornya kenapa-napa. Atau malah itu motor seniornya makanya stresan kalau motornya kenapa-napa wkwk," sentil warganet.
"Harusnya aparat-aparat yang kek gini ditugasin di daerah konflik, jadi emosinya bisa tersalurkan dengan baik," saran warganet.
Baca Juga: Taman Safari Solo Destinasi Libur Lebaran 2023: Jam Buka, Tiket Masuk, Fasilitas dan Wahana
Tak hanya itu, tindakan arogansi oknum TNI tersebut membuat warganet yang geram mencari tahu identitas pemilik plat nomor AA 6536 JZ yang tertera di motor tersebut.
Berkat kemampuan 'detektif' warganet +62 Identitas kendaraan yang digunakan telah ditemukan, selain merek dan tahun produksi, alamat kendaraan oknum itu disebut terdaftar di Wonosobo.
Tak lama setelah video viral tersebut beredar, Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI) mengklaim sedang mencari oknum TNI tersebut.
Akun Twitter @Puspen_TNI juga mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan dan mengaku sedang mendalami kejadian tersebut.
"Terima kasih infonya, Puspom TNI sdg mendalami kejadian tersebut, dan sedang aksi mencari oknum tersebut," tulis akun Twitter @Puspen_TNI dikutip Selasa (25/4/2023). (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Persiapan Haji 2026, Layanan Jemaah Jadi Prioritas
-
Ruang Rawat Inap RSUD Berkah Pandeglang Ambruk, Pasien Panik Berhamburan Selamatkan Diri