SUARA SOREANG - Polisi di Thailand sedang melakukan penyelidikan yang lebih luas terhadap seorang wanita yang diduga melakukan serangkaian pembunuhan dengan racun sianida.
Dikutip dari laman SCMP, Sabtu (29/4/2023), polisi setempat telah menambah jumlah korban menjadi 13 orang dan mengajukan dakwaan terhadap pelaku yang bernama Sararat Rangsiwuthaporn dengan tuduhan pembunuhan berencana.
Sararat, diketahui merupakan istri seorang perwira polisi senior, telah ditangkap pada Selasa waktu setempat atas sembilan dugaan pembunuhan yang terjadi selama beberapa tahun.
Polisi sekarang sedang menyelidiki setidaknya 13 kematian mencurigakan yang terjadi sejak tahun 2020.
Sararat telah didakwa dengan pembunuhan berencana dan dibawa dari kantor polisi Bangkok ke dalam tahanan pada Rabu waktu setempat.
Petugas juga telah memperluas wilayah geografis yang mereka selidiki ke lima provinsi.
Mereka menemukan zat di rumah Sararat yang diyakini sebagai sianida, dan menduga dia meracuni makanan dan minuman para korban.
Setelah pemeriksaan kesehatan rutin di penjara, Departemen Pemasyarakatan mengkonfirmasi bahwa Sararat sedang hamil empat bulan dan mengalami stres, mata kabur dan sakit kepala.
Polisi telah mewawancarai suaminya yang seorang polisi dan saksi-saksi lainnya.
Baca Juga: Prabowo Diagendakan Bertemu Airlangga, Sinyal Golkar Merapat ke Gerindra?
Mereka juga menggambarkan bagaimana orang keempat belas lolos dari kematian setelah memuntahkan makanan beracun.
Para penyelidik mendesak masyarakat untuk menghubungi polisi jika memiliki informasi mengenai kasus-kasus potensial lainnya.
Awalnya, polisi mencurigai Sararat membunuh seorang teman di provinsi Ratchaburi, sekitar dua minggu sebelum penangkapan.
Setelah menginterogasi tersangka, para penyelidik mengaitkannya dengan kasus-kasus keracunan sianida lainnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan