/
Kamis, 04 Mei 2023 | 07:01 WIB
Ilustrasi. Bayi yang hilang di Pati, Jateng, ditemukan dalam kondisi tewas, orang terdekat diduga pelaku pembunuhnya (Unsplash/ David von Diemar)

SUARA SOREANG - Sebuah tragedi menimpa keluarga di Pati, Jawa Tengah pada Senin (1/5/2023) pagi, ketika bayi perempuan berusia tiga bulan, N, hilang dari rumahnya. 

Setelah dilakukan pencarian, bayi tersebut akhirnya ditemukan di sungai dalam keadaan meninggal dunia.

Penyelidikan dilakukan oleh tim kepolisian, dan hasilnya menunjukkan bahwa bayi tersebut diduga dibunuh oleh ayah kandungnya sendiri, MS (20). 

Sebelumnya, keluarga bayi tersebut telah melakukan berbagai cara untuk mencari keberadaannya. 

Pencarian dilakukan termasuk membaca doa khusus, menebar beras dan kunyit yang sudah dibacakan ayat kursi sebanyak 110 kali di sekitar rumah, serta membaca Al-Qur'an Surat Yasin sebanyak 41 kali.

Kronologi hilangnya bayi N dimulai ketika ibunya, D, pergi berjualan es, dan Sholeh, berkeliling naik motor dengan anak pertamanya. 

Bayi N ditinggal tanpa pengawasan kurang lebih selama 30 menit, hingga ibunya kembali dan mengetahui bayinya sudah hilang.

Setelah keluarga mengetahui kejadian tersebut, mereka melakukan upaya pencarian dan melaporkan kejadian ini ke polisi. 

Selain itu, mereka juga melakukan ritual khusus untuk meminta bayi N kembali.

Baca Juga: Rutin Bolak-Balik Rumah Sakit, Isyana Sarasvati: Aku Autoimun

Pihak kepolisian melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV di sekitar rumah N. 

Spekulasi tentang kemungkinan penculikan juga diinvestigasi oleh kepolisian.

Sayangnya, upaya pencarian tersebut tidak berhasil menyelamatkan bayi N, karena ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sungai pada Selasa (2/5/2023) sore. 

Polisi menduga bahwa ayah kandungnya menderita baby blues hingga melakukan tindakan yang sangat tragis ini.

MS telah ditangkap oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai pembunuhan dan pembuangan jasad bayinya ke sungai. (*)

Load More