SUARA SOREANG - Kisah dari seorang dokter bernama Wayan menjadi viral di media sosial.
Bukan hanya karena tempat praktiknya yang sangat berantakan, tetapi juga karena disebut-sebut memiliki racikan resep obat yang cocok untuk para pasiennya.
Tak heran jika masih ada pasien yang datang berobat ke tempatnya padahal kondisinya sudah memprihatinkan.
Ternyata, rumah dokter Wayan berada tepat di samping Kantor Kepala Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.
Lokasinya yang berada di samping kantor desa ini membuat publik penasaran, apakah selama ini pihak desa tidak tahu kalau di dalam rumah tersebut masih ada dokter Wayan.
Dikutip dari kanal YouTube Bang Brew Tv, Kamis (4/5/2023), dokter Wayan diketahui hidup sebatang kara di dalam rumah yang sangat berantakan tersebut.
Namun, di tempat prakteknya itu, dokter Wayan tampak masih menyimpan beberapa resep dan obat-obat hasil racikannya.
Menurut suami Ni Luh, Gede, orang yang pertama kali memviralkan rumah dokter Wayan, tempat itu masih sering menerima pasien.
"Pasien masih sering berobat ke sini, karena saking percayanya dokter Wayan ini memang jago pengobatannya, obatnya bagus-bagus, jadi orang berobat," kata Gede.
Baca Juga: Arena of Valor Premier League 2023 Siap Digelar, 19 Tim Terbaik Bakal Unjuk Kebolehan
Meskipun tempat prakteknya sangat memprihatinkan, pasien yang datang akan duduk di kursi plastik sederhana.
Obat-obatan, kertas catatan pasien, timbangan, hingga alat-alat medis tampak masih ada. Terlihat pula ada kalender terakhir tahun 2017.
Menurut Gede, pasien yang datang biasanya pasien lama yang sudah langganan dengan dokter Wayan.
Ia pun mengaku masih sering bertemu dengan dr Wayan, dan terakhir bertemu sekitar dua minggu lalu.
Namun, kondisi tempat tidur dokter Wayan terlihat sangat tidak layak untuk ditinggali dan sangat kotor.
Pada video terbaru Ni Luh di TikTok @ii arsss, tampak beberapa orang mulai membersihkan bagian depan rumah dr Wayan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Deretan Pemain The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum Terungkap, Ada Jamie Dornan
-
Gubernur Andra Soni Sabet KWP Awards 2026, Dinilai Paling Peduli Pendidikan di Banten
-
Film Horor Komedi Gudang Merica Siap Tayang, Kisah Teror Mahasiswa Koas di Rumah Sakit
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten