SUARA SOREANG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengingatkan warga agar tidak terburu-buru menyimpulkan tentang adanya aliran sesat setelah video aktivitas keagamaan di Gegerkalong, Kota Bandung viral.
Ia menegaskan bahwa penilaian terhadap suatu aliran haruslah berasal dari instansi terkait seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan para ulama.
Ridwan Kamil menyatakan bahwa pemerintah, termasuk dirinya sebagai Gubernur, tidak memiliki wewenang untuk menyatakan suatu aliran sebagai sesat tanpa adanya fatwa dari MUI atau otoritas agama yang berwenang.
Oleh karena itu, ia menyerukan agar masyarakat menunggu keputusan resmi dari MUI atau ulama terkait status aliran tersebut.
"Kalau urusan akidah harus nunggu dari Majelis Ulama Indonesia atau ulama-ulama," kata Ridwan Kamil dikutip Selasa (1/8/2023)
Sementara itu, MUI Jawa Barat mengungkapkan bahwa saat ini belum ada kesepakatan bersama terkait aktivitas muslim Syiah di Indonesia.
Disebutkan MUI Jawa Tengah telah mengeluarkan fatwa menyatakan ajaran Syiah sebagai sesat, namun belum ada kesepakatan serupa di tingkat nasional.
Sekretaris MUI Jabar, Rafani Achyar, menyatakan bahwa kegiatan muslim Syiah masih berlangsung karena belum ada peraturan yang melarang secara tegas aktivitas mereka.
Meskipun demikian, MUI secara berkala memberikan panduan kepada masyarakat agar lebih memahami ajaran Syiah dan potensi adanya ajaran yang tidak sesuai dengan agama mayoritas.
Baca Juga: 5 Striker Calon Mesin Gol Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Rafani menambahkan bahwa eksistensi ajaran Syiah masih ada di Indonesia, dan mereka memiliki badan hukum organisasi masyarakat (ormas) yang menjadi dasar untuk melaksanakan aktivitas mereka.
"Secara kenegaraan memang ini eksistensi syiah masih ada, kalau tidak salah mereka punya badan hukum ormas kalau tidak salah, atas dasar itu mereka melakukan aktivitas," ungkapnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan