SUARA SOREANG - Amanda Manopo mengungkap mengapa dirinya tak lagi berbagi hal pribadi lewat media sosial.
Menurut Amanda Manopo hal itu karena apa yang diungkap olehnya akan dijadikan cocoklogi oleh sejumlah pihak.
"Apa pun yang gue posting, itu akan di cocoklogi dan akan dibesar-besarin sama orang," ungkap Amanda Manopo dikutip dari akun TikTok @adistychandra123, Kamis (24/8/2023).
Cocoklogi adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang mengacu pada kecenderungan orang untuk mencari bukti yang mendukung keyakinan atau pendapat mereka, daripada mencari bukti yang menentangnya.
Hal ini mirip dengan konsep confirmation bias atau bias konfirmasi dalam istilah bahasa Inggris.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa orang menyukai bias konfirmasi atau cocoklogi:
Efisiensi kognitif
Melansir britannica, memproses dan mengevaluasi setiap informasi untuk membentuk kesimpulan yang tidak bias dapat memakan waktu dan membebani mental.
Bias konfirmasi memungkinkan seseorang untuk dengan cepat mengambil keputusan dan membentuk penilaian berdasarkan keyakinan yang sudah ada tanpa secara kritis mengevaluasi bukti yang bertentangan.
Perlindungan harga diri
Menurut Simply Psychology, bias konfirmasi dapat membantu melindungi harga diri seseorang dengan memperkuat keyakinan mereka dan membuat mereka merasa divalidasi.
Baca Juga: Gertak Sambal Gagal, Pelatih Thailand Akui Kehebatan Timnas Indonesia U-23
Orang cenderung mencari informasi yang mendukung prasangka mereka untuk mempertahankan citra diri yang positif
Mengurangi disonansi kognitif
Effectiviology menulis, Disonansi kognitif terjadi ketika ada konflik antara keyakinan seseorang dan informasi baru.
Bias konfirmasi membantu individu menghindari ketidaknyamanan dari disonansi kognitif dengan secara selektif mencari dan menafsirkan informasi yang selaras dengan keyakinan mereka yang sudah ada.
Mempertahankan identitas sosial
Orang sering kali membentuk keyakinan dan opini yang selaras dengan kelompok sosial atau komunitas mereka.
Bias konfirmasi membantu individu mempertahankan rasa memiliki dan konformitas dalam lingkaran sosial mereka dengan memperkuat keyakinan bersama
Penting untuk dicatat bahwa meskipun bias konfirmasi dapat memberikan jalan pintas kognitif dan kenyamanan psikologis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Manchester City Hantam Liverpool di Anfield, Bernardo Silva Kirim Sinyal Bahaya ke Arsenal
-
Isu Saham PIPA Ubah Bisnis Jadi Perusahaan Migas, Ini Kata Manajemen
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
-
Viral Pengakuan Dokter Soal Jenazah ODGJ yang Dijual Buat Praktikum Mahasiswa Kedokteran
-
Terpopuler: Update Harga Destinator Februari 2026, 6 Mobil Hybrid Murah dan Irit untuk Pemula
-
Terpopuler: Whip Pink Sebenarnya untuk Apa?, Arti Asli Kata Gong Xi Fa Cai
-
BMKG: Jakarta Barat dan Jakarta Selatan Diprakirakan Hujan Sepanjang Hari
-
Mengerikan, Abdukodir Khusanov Alami Gegar Otak usai Terhantam Lutut Donnarumma
-
Komentar Ole Romeny usai Bantu Oxford United Tahan Pemuncak Klasemen, Mulai Nyaman?
-
Rapor Merah Jay Idzes: Inter Milan Mengamuk 5-0, Lini Belakang Sassuolo Berantakan