SUARA SOREANG - Usai skandal perselingkuhan antara Rendy Kjaernett dan Syahnaz mereda, muncul hal baru.
Sejumlah netizen mendesak agar Syahnaz minta maaf pada istri Rendy Kjaernett, Lady Nayoan, yang menjadi korban perselingkuhan.
Usai rujuk dengan Rendy Kjaernett, Lady Nayoan memilih untuk memaafkan Syahnaz dan move on ketimbang menunggu pengakuan tersebut.
Apakah seorang wanita idaman lain atau pelakor wajib minta maaf pada istri sah saat perselingkuhan terbongkar?
Melansir berbagai sumber, tidak ada konsensus yang jelas tentang apakah seorang selingkuhan harus meminta maaf kepada istri yang sah, dan pendapat tentang masalah ini bervariasi.
Namun ada beberapa argumen yang mendukung dan menentang permintaan maaf seorang selingkuhan atau pelakor kepada istri yang sah:
Argumen yang mendukung istri simpanan meminta maaf kepada istri sah:
* Mengutip The Guardian, beberapa pihak percaya bahwa seorang selingkuhan harus meminta maaf kepada istri sah sebagai cara untuk bertanggung jawab atas tindakan mereka dan menunjukkan penyesalan.
* Meminta maaf dapat membantu meredakan ketegangan dan mendorong penyembuhan di antara pihak-pihak yang terlibat.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Gol Tunggal Kiko Menangkan RANS atas Persik Kediri
* Permintaan maaf dapat menjadi cara untuk mengakui kerugian yang disebabkan oleh perselingkuhan dan dapat membantu memulihkan kepercayaan dan rasa hormat.
Argumen yang menentang seorang selingkuhan meminta maaf kepada istri yang sah:
*Melansir blog Rescuing My Marriage, sejumlah pihak percaya bahwa selingkuhan tidak berhutang apa pun kepada istri yang sah dan bahwa perselingkuhan itu semata-mata merupakan tanggung jawab pasangan yang berselingkuh.
* Meminta maaf dapat dilihat sebagai pengakuan bersalah dan dapat memiliki implikasi hukum dan keuangan.
* Meminta maaf juga dapat dilihat sebagai cara untuk mencari pengampunan yang mungkin bukan merupakan tujuan si selingkuhan.
Secara keseluruhan, apakah seorang wanita idaman lain harus meminta maaf kepada istri sah adalah masalah yang kompleks dan kontroversial, dan pendapat tentang masalah ini bervariasi.
Penting bagi semua pihak yang terlibat untuk mencari konseling dan dukungan untuk mengatasi tantangan emosional dan praktis dari perselingkuhan dan akibatnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur