SUARA SOREANG - Dokter Richard Lee tampaknya belum puas dengan kehadiran bintang tamu di podcastnya terkait kisruh tes DNA kedua Denny Sumargo.
Setelah Ikeyda, sahabat sang DJ, kini pemilik klinik kecantikan tersebut mengundang pengacara Verny Hasan, Jeffry Simatupang.
Kedua pria ini membahas masalah kasus tes DNA ulang Denny Sumargo dari sudut hukum.
Salah satu topik yang diangkat adalah pernyataan Ikeyda tentang lama kehamilan Verny Hasan.
Dalam podcast dengan Ikeyda, dia mengklaim bahwa sahabatnya telah hamil selama dua bulan pada Agustus 2012.
Ini menjadi permasalahan ketika Verny Hasan diketahui melahirkan pada Agustus 2013, yang berarti dia mengklaim hamil selama 13 bulan.
"Beliin test pack bulan Agustus 2012, katanya hamil dua bulan Bang. Anaknya lahir Agustus tahun depan. Hamilnya tiga belas bulan bang, apakah bener bang?" tanya dr Richard Lee dikutip dari kanal YouTube dr. Richard Lee, MARS, Rabu (6/9/2023).
Dr. Richard Lee mengaku bingung dengan pernyataan ini karena kehamilan 13 bulan sangat tidak mungkin.
Menurut dr Richard Lee, kehamilan biasanya berlangsung hingga maksimal 10 bulan 2 minggu.
Baca Juga: 5 Potret Ji Chang Wook di Drakor The Worst of Evil, Jadi Detektif Pemberani
Jeffry Simatupang, pengacara Verny Hasan, setuju dengan dr. Richard Lee bahwa kehamilan 13 bulan adalah tidak mungkin dan mungkin merupakan kesalahan manusiawi dalam pernyataan Ikeyda.
"Itu mungkin dia human erorr, salah ingatan, salah ngomong," bela Jeffry.
Lebih jauh Jeffry menekankan bahwa dia hanya akan menangani kasus yang ada saat ini dan tidak berencana menghadapi kasus serupa di masa depan.
Namun saat ini ia bertekad untuk membuktikan kronologi yang sebenarnya terkait kasus kliennya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif