SUARA SOREANG - Geger pengungkapan adanya film porno buatan rumah produksi lokal telah menghebohkan publik.
Melansir Suara.com, rumah produksi "Kelas Bintang" yang berlokasi di Jakarta Selatan, telah membuat konten bermuatan pornografi telah membuat sekitar 120 film.
Selain itu disebutkan ada sekitar 10 ribu pelanggan dengan total keuntungan mencapai sekitar Rp500 juta.
Menilik angka, 10 ribu tentu bukan angka kecil masyarakat yang menonton atau telah kecanduan tayangan pornografi.
Melansir berbagi sumber, berikut adalah beberapa tanda umum seseorang telah kecanduan pornografi:
1. Ketidakmampuan untuk berhenti
Melansir laman Addiction Center , seseorang mungkin kecanduan pornografi jika mereka tidak dapat berhenti menggunakan atau melihat pornografi, meskipun telah mencoba untuk melakukannya.
2. Peningkatan waktu yang dihabiskan di internet
Seseorang mungkin menghabiskan lebih banyak waktu di internet meskipun ada upaya orang lain untuk berkomunikasi dengan mereka
3. 'Mengidam'
Seseorang mungkin mengalami keinginan untuk melihat lebih banyak film porno, atau merasa ngidam jika mereka tidak menonton film porno selama beberapa waktu.
4. 'Menyembunyikan perilaku'
Seseorang mungkin mendapati diri mereka menyelinap pergi dari pasangannya ke ruangan lain untuk melihat film porno.
5. Gagasan yang tidak realistis tentang seks
Kecanduan pornografi dapat menyebabkan seseorang mengembangkan ide-ide yang tidak realistis tentang seks.
Mereka mungkin menjadi lebih menuntut di kamar tidur, merasa mudah frustrasi, dan / atau mulai mengasingkan diri dari pasangannya.
6. Pandangan yang menyimpang tentang seks dan hubungan
Seseorang dapat mengembangkan pandangan yang menyimpang tentang seks dan hubungan, yang mengarah pada penurunan keintiman, komunikasi, dan kepercayaan dalam hubungan.
7. Keintiman yang menurun
Melansir laman Step by Step Recovery, seseorang mungkin mengalami penurunan keintiman, komunikasi, dan kepercayaan dalam hubungan mereka karena kecanduan pornografi.
8. Kurangnya minat dalam seks
Seseorang mungkin mengalami kurangnya minat dalam berhubungan seks dengan pasangannya karena kecanduan pornografi.
9. Perasaan bersalah dan malu
Seseorang mungkin merasa bersalah dan malu karena kecanduan pornografi dan mengabaikan pasangan serta prioritas mereka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Bugatti Chiron Herms Edition, Hypercar dengan Sentuhan Fashion Mewah
-
Balik Main Sinetron, Arya Saloka Pilih Sutradara dan Penulis Sendiri
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Jokowi Jamu Hidangan Spesial untuk Dubes Iran, Ada Gulai Kambing, Lontong Sayur hingga Nasi Goreng
-
3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia
-
Drama Karpet Kuning di Bandung: Teka-teki Izin Kepolisian yang Membayangi Musda Golkar Jabar
-
Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor
-
KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?
-
Zona Merah Resmi ke Layar Lebar: Luna Maya Jadi Cewek Alpha yang Siap Berantas Zombie?