SUARA SOREANG – Kasus kopi sianida yang memvonis Jessica Kumala Wongso sebagai pelaku pembunuhan pada 2016 lalu kembali viral setelah kasusnya diangkat menjadi sebuah film adaptasi oleh Netflix.
Akan tetapi justru menariknya kini banyak simpati publik yang tertuju pada Jessica Wongso dan tak sedikit yang berpendapat bahwa dirinya tidak bersalah.
Dilansir dari akun instagram @rumpi_gosip, akun instagram tersebut mengunggah ulang kondisi Jessica Kumala Wongso yang tengah asyik merajut benang.
“Seorang anak bangsa terhukum di negerinya sendiri tanpa alat bukti yang mencukup, Jessica Kumalawongso merajut Hukum Indonesia,” imbuhnya.
Tak hanya itu, terdapat juga potongan video yang memperlihatkan Otto Hasibuan menceritakan kondisi Jessica Kumala Wongso saat mengunjunginya di lapas.
“Sudah 7 tahun berjalan, saya sering jemput dia sangat sehat (fisik dan mental),” ucap Otto Hasibuan.
Tak hanya itu, Otto Hasibuan pun menceritakan bahwa Jessica Kumala Wongso seringkali mengajarkan bahasa inggirs pada beberapa narapidana disana.
“Dia pinter disana memeberikan pelajaran bahasa inggris pada narapidana di penjara tidak ada hal-hal yang buruk tentang dia positif sekali,” pungkas Otto Hasibuan. (*)
Baca Juga: Bila Gibran Jadi Cawapres, Kaesang: Saya Harus Fair, Bukan karena Saya Dekat dengan Pak Wali Kota
Berita Terkait
-
Dear Warganet, Dokter Forensik Polri Sumy Hastry Pastikan Jenazah Mirna Salihin Positif Sianida, tapi...
-
Jessica Wongso Selalu Dituduh Lenyapkan Barang Bukti karena Buang Celananya, Otto Hasibuan Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Buka-bukaan Hani Boon Soal Isu Cinta Sesama Jenis Jessica Wongso dan Mirna, Buktikan Tuduhan Edi Darmawan?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung