Suara.com - Indonesia kembali menambah wakilnya di Indonesia di semifinal Indonesia Master 2018 setelah Greysia Polii/Apriyani Rahayu menundukkan wakil Korea Selatan Chae Yoo Jung/Hye Rin Kim di perempat final. Greysia/Apriyani menang dengan skor 21-16 21-15.
Pada pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta, Jumat (26/1/2018),ganda putri Indonesia lolos ke semifinal tanpa perlawanan cukup berat. Keduanya mampu mengendalikan permainan sepanjang laga berjalan.
"Mereka masuk ke dalam permainan kita. Secara keseluruhan mereka tidak bisa keluar dari permainan kami," kata Greysia usai pertandingan.
Sementara itu, Apriyani mengaku sudah melakukan persiapan untuk pertandingan perempat final ini. Oleh karena itu, keduanya sudah mengetahui cara apa yang tepat untuk menaklukan pasangan Korea Selatan itu.
"Alhamdulillah permainan tadi bisa menang juga, sebelumnya saya sudah melakukan persiapan. Sudah lihat videonya juga. Sudah persiapan, sehingga bisa fokus dan kami istirahat cukup," ujar Apriyani.
"Tadi kita di lapangan jalan saja polanya, tak ada strategi khusus. Kalau sudah di lapangan berbeda," tambahnya.
Pada partai semifinal, Greysia/Apriyani akan melawan Della Destria Haris/Rizki Amelia Pradipta atau wakil Korea lainnya Lee So Hee/Shin Seung Chan. Siapapun yang bakal dihadapinya, Greysia mengaku siap.
Terkait persiapan pertandingan besok, Greysia mengaku tidak ada hal yang khusus. Yang menjadi fokus utamanya adalam persiapan fisik dan mental.
"Kami belum tahu bakal lawannya siapa. Untuk persiapan paling secara kondisi fisik, makan yang bagus, tidur yang nyenyak. Harus delapan jam tidurnya pokoknya," pungkas Polii.
Berita Terkait
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Apriyani/Lanny Susah Payah ke 16 Besar Malaysia Masters 2026
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026