Sport / Raket
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:45 WIB
Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari (PBSI)
Baca 10 detik
  • Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari lolos ke babak 16 besar Malaysia Masters 2026 setelah menang atas rekan senegaranya.
  • Pertandingan di Axiata Arena pada Selasa tersebut berakhir melalui rubber game dengan skor ketat 22-20, 19-21, 21-17.
  • Pasangan ganda putri Indonesia ini akan mengevaluasi konsistensi permainan mereka demi memperbaiki performa setelah sempat kehilangan kontrol poin.

Suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari harus melewati pertarungan ketat sebelum memastikan tiket ke babak 16 besar BWF World Tour Super 500 Malaysia Masters 2026.

Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa, Apriyani/Lanny mengalahkan sesama wakil Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine dengan skor 22-20, 19-21, 21-17.

Meski berhasil meraih kemenangan, Lanny mengakui mereka sempat kehilangan kontrol permainan setelah unggul cukup jauh pada dua gim awal. Situasi itu membuat lawan mampu bangkit dan memaksa pertandingan berlanjut hingga rubber game.

“Alhamdulillah bisa memenangi pertandingan tanpa cedera. Tadi di gim pertama dan kedua kami sempat unggul jauh, tapi setelah itu bukan makin menekan pola permainan, malah mengendurkan. Terlalu banyak bertahan, dan saat mereka ambil kontrol serangan kami jadi panik dan banyak melakukan kesalahan,” ujar Lanny dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga.

Menurut Lanny, situasi tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi mereka setelah mengalami kejadian serupa pada Thailand Open pekan lalu.

“Kami belajar dari Thailand Open, sudah unggul jauh di gim ketiga tapi tersusul dan kalah. Di sini kami harus lebih tenang dan tetap mencari poin saat posisi terkejar,” katanya menambahkan.

Lanny juga menyayangkan hasil undian yang mempertemukan dua pasangan Indonesia di babak awal Malaysia Masters 2026, terlebih sektor ganda putri hanya diwakili dua pasangan.

Sementara itu, Apriyani mengatakan mereka mencoba tampil lebih agresif pada gim penentuan demi mengembalikan kendali permainan.

“Di gim ketiga kami coba lebih agresif lagi. Kami saling mengingatkan untuk tetap konsisten dengan pola permainan agar bisa dapat poin demi poin,” ujar Apriyani.

Baca Juga: Thalita Ramadhani Lolos ke Main Draw Malaysia Masters 2026, Percaya Diri Hadapi Pemain Elite

Ia juga menyoroti kondisi lapangan yang cukup menantang karena arah angin yang berubah-ubah selama pertandingan berlangsung.

“Kami harus terus konsisten dengan pola yang dimainkan. Kondisi lapangan ada menang dan kalah angin, jadi harus tahu kebutuhan untuk dapat poinnya,” katanya.

Apriyani turut memberikan apresiasi terhadap perkembangan permainan Isyana/Rinjani yang dinilai semakin matang setelah tampil impresif pada Thailand Open sebelumnya.

“(Isyana/Rinjani) dengan bisa ke delapan besar di Thailand Open terlihat progresnya. Pola permainannya makin terbentuk,” ujarnya.

(Antara)

Load More