Suara.com - Greysia Polii/Apriyani Rahayu belum berhasil menambahkan koleksi gelar bagi Indonesia di ajang bulutangkis Indonesia Masters. Greysia / Apriyani takluk dari juara bertahan Olimpiade, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, Minggu (28/1/2018).
Bermain di hadapan suporter Indonesia yang memenuhi Istora Senayan, Jakarta, pasangan ganda putra pelatnas PBSI ini menyerah dua game langsung dengan skor 17-21 dan 12-21.
Sejak awal-awal pertandingan, Matsutomo/Takahashi langsung menekan pertahanan Greysia / Apriyani. Reli-reli panjang sempat mewarnai pertarungan ini.
Namun, ketatnya pertahanan peraih medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro tersebut membuat pasangan Indonesia kesulitan untuk menambah poin dan mengejar ketertinggalan.
Dari segi fisik, pasangan Jepang tersebut juga tampak lebih kuat. Greysia / Apriyani pun menyerah 21-17 di game pertama.
Di awal-awal game kedua, Greysia / Apriyani sempat memberikan perlawanan ketat hingga kedudukan imbang 6-6. Namun, setelah itu, Matsutomo/Takahashi tak terbendung lagi dan menyudahi pertandingan dalam tempo 47 menit.
Kekalahan ini membuat menambah panjang catatan Greysia / Apriyani yang belum pernah menang di tiga pertemuan menghadapi peringkat tiga dunia tersebut.
Di sisi lain, dengan kekalahan Greysia / Apriyani, Indonesia sejauh ini baru mengamankan satu gelar di turnamen yang berhadiah total 350 ribu dolar AS (sekitar Rp4,6 miliar).
Gelar tersebut disumbangkan Anthony Sinisuka Ginting dari sektor tunggal putra. Sebelumnya, pasangan ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, juga belum berhasil menyumbang gelar bagi Indonesia.
Baca Juga: Juara Indonesia Masters, Anthony: Musuh Tegang, Tertekan Suporter
Tag
Berita Terkait
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!
-
Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas