Suara.com - Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menyebut nama Johann Zarco pantas masuk dalam daftar pesaing yang harus diwaspadainya dalam perebutan titel juara dunia MotoGP musim ini.
Terkait hal itu, Zarco merasa mendapat kehormatan. Sebab, dia bukanlah pebalap seperti Rossi atau Marc Marquez yang punya peluang lebih besar memenangi mahkota juara MotoGP yang mendapat sokongan utama dari pabrikan motor.
"Tentu saja, saya harus tersenyum ketika Valentino mengatakan saya bisa bersaing meraih gelar juara dunia tahun ini," kata pebalap tim satelit Yamaha, dikutip dari Tuttomotori, Minggu (4/2/2018).
"Pernyataannya itu membuat saya sangat senang, karena dia masih idola saya. Dan tentu saja gelar juara dunia merupakan misi saya setelah dua gelar juara dunia di Moto2," lanjut Zarco.
"Kita lihat saja hasilnya nanti. Kami akan tetap tenang dan tampil tanpa tekanan," tambahnya.
Musim lalu, Zarco sukses tiga kali naik podium. Pertama, saat menjadi runner-up di GP Prancis. Berikutnya, dia dua kali berturut-turut naik podium, yakni di GP Malaysia (podium ketiga) dan Valencia (podium kedua).
Dia pun menempati peringkat keenam klasemen akhir dengan 174 poin. Prestasi itu membuat Zarco dinobatkan sebagai "Rookie of the Year 2017".
Berita Terkait
-
Jadi Calon Juara Dunia, Jorge Martin Masih Waspadai Marc Marquez
-
Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan
-
Daftar Harga Motor Matik Honda, Yamaha, dan Suzuki Banderol Rp 18 Jutaan
-
Jadwal MotoGP Mugello 2026: Tuan Rumah Ducati Krisis Pembalap karena Cedera
-
Pesona Suzuki Smash 2026: Fiturnya Humble tapi Disukai Pengoprek Balap
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kejurnas Passion Drift 2026 Bandung: Drifter Kembar 13 Tahun Bikin Geger Kelas PRO AM
-
Kiandra Ramadhipa Petik Banyak Pelajaran dari Debut Moto3 Junior, Siap Bangkit di Estoril
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis