Suara.com - Bos Suzuki MotoGP, Davide Brivio, optimis timnya sudah bisa mengoperasikan tim satelit mereka mulai balapan 2019. Optimisme ini menyusul pembicaraan yang tengah berlangsung antara pabrikan Suzuki dan tim balap motor Marc VDS Racing Team.
Suzuki sudah lama mengimpikan ketertarikan menggaet sebuah tim untuk menjadi tim satelit mereka. Dan Brivio mengindikasikan impian untuk mewujudkan hal itu di tahun 2019 tinggal sedikit lagi terwujud.
Marc VDS, yang saat ini masih mengoperasikan mesin Honda, diketahui tengah melakukan pembicaraan dengan pihak Suzuki untuk menjadi tim satelit mereka.
"Misi kami adalah membangun tim satelit untuk 2019," kata Brivio, dikutip dari Motorsport, Rabu (28/2/2018).
"Ini hanya masalah mencari sumber daya yang dibutuhkan. Saya cukup optimis akan hal itu, lebih dari tahun lalu."
Tim satelit akan sangat membantu kami, karena akan memungkinkan Suzuki mendapatkan lebih banyak data untuk pengembangan (motor) di waktu yang bersamaan," sambungnya.
Sementara itu, pihak Marc VDS mengatakan tengah mencari pabrikan yang berkomitmen untuk pekerjaan jangka panjang.
"Yang kami inginkan adalah menghubungkan diri dengan produsen yang menawarkan proyek jangka panjang," ujar juru bicara tim asal Belgia ini.
Berita Terkait
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko