Suara.com - Juara dunia Formula 1 Lewis Hamilton sudah siap mempertahankan gelarnya di musim ini. Hamilton pun ingin menang saat rivalnya dalam performa terbaik sehingga hal tersebut akan terasa menyakitkan bagi lawannya.
Hamilton meraih gelar juara dunia keempat kalinya di musim lalu setelah mengalahkan Sebastian Vettel dan Ferrari. Kini tantangan baru bagi pebalap Inggris ini untuk dapat meraih gelar juara dunia kelimanya di musim ini.
Mercedes pun telah melihat Ferrari dan Red Bull telah bekerja keras untuk mengalahkan mereka di musim ini. Hamilton pun berharap bisa bertarung langsung di trek mengalahkan lawan-lawannya di saat mereka sedang dalam level terbaiknya.
"Saya tidak bermain dalam perang psikologis. Tidak akan pernah," kata Hamilton. "Perang psikologi saya adalah berada dalam kondisi fit dan berada di sana untuk membunuh. Pebalap lain tahu saya bagus atas apa yang saya lakukan."
"Saya pikir atlet terbaik tidak ingin menyingkirkan lawannya saat tampil buruk. Mereka ingin melakukan yang terbaik sehingga dapat membuktikan bahwa mereka lebih baik dari lawannya," lanjut pembalap tim Mercedes ini.
"Mengalahkan lawan di saat mereka sedang lemah tidak berarti Anda terbaik, itu menyebalkan. Jika Anda yakin Anda yang terbaik karena Anda mengalahkan lawan saat mereka sedang terpuruk, itu buruk."
"Saya ingin mengalahkan lawan-lawan saat mereka sedang di performa terbaik, ketika mereka secara fisik dalam kondisi terbaik, karena itu akan sangatlah menyakitkan. Dan itulah yang saya sukai," pungkas Hamilton.
Hamilton bersama para pembalap lainnya sudah bersiap untuk memulai musim balap F1 2018. Balapan pertama akan digelar di Australia yaitu di Sirkuit Melbourne Park pada akhir pekan ini.
Baca Juga: Pintu Timnas Italia Masih Terbuka buat Mario Balotelli
Berita Terkait
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Dirumorkan Jadi Menkeu Baru, Isi Garasi Chatib Basri Bikin Melongo: Simpan JDM Langka Klasik
-
Intip Koleksi Mobil Super Premium Rp6 Miliar di Garasi Wamen Imipas Silmy Karim
-
Mobil F1 Kini Jadi Sandal? Crocs dan Red Bull Racing Bikin Gebrakan Unik
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur