Suara.com - Dukungan penuh penonton yang lebih berpihak kepada sang lawan di semifinal Badminton Asia Championships (BAC) 2018, Sabtu (28/4), tidak membuat pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Owi/Butet) berkecil hati.
Kondisi ini dinilai wajar bagi Owi/Butet mengingat lawan yang mereka hadapi adalah pasangan tuan rumah Zheng Siwei/Huang Yaqiong.
Owi/Butet sendiri tampil begitu percaya diri di Stadion Wuhan Sports Center, Wuhan, Cina. Sebaliknya, Zheng/Huang justru terlihat kebingungan mau bermain dengan pola yang bagaimana.
Zheng/Huang tampak begitu nervous melawan pasangan yang mereka kalahkan di final Indonesian Masters 2018, 28 Januari lalu.
Kecanggungan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Owi/Butet yang memenangi pertandingan dengan skor 21-11 dan 21-13.
"Ini yang kejadian dengan kami di Indonesia Masters, seperti buntu mau main apa. Nah sekarang mereka yang bingung," ujar Butet, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu sore.
"Dari servis juga kelihatan bingung mau arahkan ke mana, kami di sini ada, di sana ada, salah buang bisa bahaya. Kami tampil tenang, Owi penguasaan lapangannya bagus, saya di depan juga bisa lihat celah yang tepat," Butet menambahkan.
"Sebetulnya permainan lawan sama saja dengan di Indonesian Masters lalu, yang beda itu pola main kami. Selain itu ada motivasi tersendiri, waktu itu mereka mengalahkan kami di kandang sendiri, sekarang kami mau balas kalahkan mereka di kandang mereka," tutur Owi.
Tag
Berita Terkait
-
Daftar Wakil Indonesia di Badminton Asia Championships 2026, Ada Dua Debutan
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Adnan/Indah Juara Thailand Masters 2026: Keyakinan Jadi Kunci Kemenangan
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Indonesia Masters 2026: Adnan/Indah Bongkar Kunci Kemenangan atas Pasangan Korea Selatan
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat