Suara.com - Kurang dari dua minggu lagi kejuaraan bulutangkis beregu bergengsi dunia, Piala Thomas dan Uber 2018, akan digelar di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei mendatang.
Persiapan matang pun terus digenjot tim Thomas dan Uber Indonesia menghadapi ajang dua tahunan ini. Rencananya, skuat Merah Putih akan bertolak ke Thailand pada, Rabu (16/5/2018) nanti.
Manajer Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia, Susy Susanti pun membeberkan target di dua event tersebut.
Peraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona ini mengakui jika peluang untuk membawa pulang trofi ke Tanah Air ada di tim Thomas Indonesia.
Sedangkan, tim Uber Indonesia, kata Susy, diharapkan bisa lolos hingga semifinal.
"Tim putra punya peluang untuk merebut Piala Thomas. Paling tidak kami bisa menyamai prestasi dua tahun lalu," tutur Susy dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (9/5/2018).
"Kalau di pertandingan beregu, tim Indonesia lebih kuat karena kebersamaannya dan semangatnya, ini menjadi suatu keunggulan kami," lanjutnya.
"Untuk tim putri, kami harus realistis melihat kekuatan tim. Masuk semifinal sudah bagus, fokusnya lolos penyisihan grup dulu," pungkas Susy, yang juga menjabat kepala bidang pembinaan dan prestasi PP PBSI.
Baca Juga: Hendra Setiawan Optimistis Indonesia Juara Piala Thomas 2018
Dua tahun lalu, tim putra Indonesia terhenti di final Piala Thomas setelah dikalahkan Denmark dengan skor 2-3.
Di Piala Thomas 2018, tim Thomas Indonesia tergabung di Grup B bersama Korea Selatan, Kanada, dan tuan rumah Thailand.
Sedangkan tim Uber Indonesia tergabung di Grup D yang disebut-sebut grup 'neraka' lantaran juga dihuni juara bertahan Piala Uber tiga kali berturut-turut Cina, serta Malaysia dan Prancis.
Tag
Berita Terkait
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Anthony Ginting Comeback di Malaysia Masters 2026 Setelah Absen 3 Tahun
-
Lama Absen, Anthony Ginting Dapat Keuntungan Ini di Malaysia Masters 2026
-
Maverick Vinales Sebut Kondisi Bahunya Kian Membaik Usai Cedera
-
PBVSI Panggil 16 Pemain untuk AVC Nations Cup dan SEA V League,: RIvan Nurmulki Kembali!
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi