Suara.com - Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska, berhasil menyumbang poin krusial saat Indonesia melawan Malaysia di babak penyisihan grup D, Piala Uber 2018, Senin (21/5/2018) malam.
Bermain di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Gregoria menang dua set langsung atas Goh Jin Wei, dengan skor 22-20 dan 21-16.
Di gim pertama, Gregoria harus tertinggal 5-14 dan 11-16, sebelum balik memimpin dengan 17-16. Gregoria dan Goh sempat saling susul di poin-poin kritis. Namun, berkat permainan tenangnya, Gregoria akhirnya menang 22-20.
“Dari head to head saya kalah dari dia, jadi tadi saya main lepas aja, nggak mikirin hasilnya gimana. Soalnya kan pertandingan beregu, apapun bisa terjadi," kata Gregoria usai pertandingan, dikutip dari laman resmi PBSI, Senin (21/5/2018).
Pertandingan ini merupakan kali kelima Gregoria dan Goh bertemu. Dari rekor pertemuannya, Grego tercatat kalah 1-3 dari tunggal putri Malaysia tersebut. Dirinya pun menilai, kesiapan di atas lapangan menjadi pembeda pada laga kali ini.
“Tadi saya nggak mikirin tekniknya gimana. Kami sudah sering ketemu, dia sudah tahu saya bagusnya dimana, saya juga sudah tahu dia bagusnya dimana. Jadi tadi siapa yang lebih siap di lapangan saja. Tadi di game pertama, pada poin-poin kritis dia terlalu buru-buru. Malah menguntungkan buat saya,” jelas Gregoria.
Kemenangan Gregoria atas Goh amat krusial, sebab tunggal pertama Indonesia, Fitriani tak berhasil menyumbang poin usai dikandaskan Soniia Cheah. Indonesia pun menyamakan kedudukan melalui Greysia Polii/Apriyani Rahayu, sebelum Grego membalikan keunggulan Indonesia menjadi 2-1.
Sampai berita ini diturunkan, Indonesia tengah unggul 3-1 atas Malaysia. Dipertandingan pamungkas, tunggal ketiga Indonesia, Ruselli Hartawan tengah bertanding melawan Selvaduray Kisona.
Terlepas dari menang atau tidaknya Ruselli, Indonesia telah dipastikan menang atas tim Negeri Jiran tersebut.
Baca Juga: Messi Siap Sambut Kedatangan Griezmann ke Camp Nou
Berita Terkait
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Finis Kelima dalam Debut Moto3 Thailand, Veda Ega Pratama Langsung Ukir Sejarah
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026