Suara.com - Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi menganggap dirinya tak cukup cepat untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2018. Hal itu diungkapkan pebalap berjuluk The Doctor setelah menuntaskan GP Italia yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu (3/6/2018), di podium ketiga.
"Tak cukup (cepat) menurut saya. Karena untuk bertarung memperebutkan gelar, kita harus tampil lebih cepat," ungkap The Doctor mengenai peluang dirinya juara musim ini, dikutip dari Motorsport, Senin (4/6/2018).
Raihan pole position di Mugello sempat memberi angin segar bahwa Rossi akan tampil maksimal di rumah sendiri. Namun, kenyataannya, peraih tujuh gelar juara dunia kelas para raja itu hanya mampu finis diposisi ketiga di belakang duo pebalap Ducati, Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso.
Bahkan pebalap 39 tahun itu harus bersusah payah untuk mengamankan posisi ketiga setelah diakhir-akhir balapan ditempel ketat oleh pebalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone.
Rossi pun menilai Yamaha dan dirinya masih terpaut amat jauh dari dua rival terdekat, Honda dan Ducati. Menurut pemilik nomor 46 itu, kecepatan yang ditunjukannya tak mampu bersaing untuk memperebutkan gelar kesepuluh baginya.
"Jika anda mengecek klasemen saat ini, (terpaut) 23 poin bukanlah jarak yang lebar. Karena itu, saya dan tim Yamaha akan memberikan segalanya untuk menang. Namun, saat ini saya tak cukup cepat untuk (bersaing) meraih gelar," jelas Rossi.
Berkat raihan podium ketiga di Mugello, Valentino Rossi kini berada di posisi dua klasemen sementara, terpaut 23 poin dari Marc Marquez yang masih kokoh di puncak klasemen sementara pebalap.
Berita Terkait
-
Yamaha Marine Perkuat Ekosistem Maritim Indonesia Lewat Fasilitas Terpadu KBA Sunter
-
Rekomendasi Motor Matik Premium untuk Mudik Tetap Nyaman
-
Kontrak Joan Mir-Luca Marini Habis Tahun Ini, Siapa Opsi Penggantinya?
-
Aprilia Melawan, Marc Marquez Makin Sulit Pertahankan Gelar Juara Dunia?
-
Harga Motor Matic Maret 2026, Ada Honda, Suzuki, hingga Yamaha Fazzio Hybrid Special Edition
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh